Indonesia Gagal Hentikan Paceklik Gelar
📅 Senin, 09 Feb 2026, 06:33 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: PP PBSI
JAKARTA - Harapan tim bulu tangkis Indonesia untuk kembali berjaya di Kejuaraan Beregu Asia (Badminton Asia Team Championships/BATC) 2026 kandas di babak semifinal. Tim putra dan putri sama-sama terhenti di empat besar. Ini menegaskan bahwa Indonesia masih belum mampu keluar dari bayang-bayang kegagalan merebut gelar juara beregu di level Asia.
Langkah tim putra Indonesia terhenti setelah kalah 1-3 dari Jepang dalam laga semifinal di Conson Gymnasium, Qingdao, Sabtu (7/2). Kekalahan dipastikan pada partai keempat lewat ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang menyerah dua gim langsung dari Takumi Nomura/Yuichi Shimogami dengan skor 17-21, 15-21.
Meski unggul peringkat dunia, Raymond/Joaquin gagal mengimbangi ketenangan dan kedewasaan bermain pasangan Jepang. Nomura/Shimogami tampil efektif mengontrol tempo sejak awal, memaksa pasangan Indonesia bermain terburu-buru dan kerap kehilangan momentum, terutama dalam reli-reli panjang.
Satu-satunya poin Indonesia datang dari sektor tunggal pertama melalui Moh Zaki Ubaidillah. Pebulu tangkis muda yang akrab disapa Ubed itu tampil gemilang saat menundukkan pemain senior Jepang, Kenta Nishimoto, 22-20, 21-16. Namun kemenangan tersebut tak cukup mengubah arah pertandingan.
Di partai lainnya, ganda pertama Muhammad Rian Ardianto/Leo Rolly Carnando gagal memberikan kejutan setelah kalah dari Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi 16-21, 17-21. Sementara itu, tunggal kedua Prahdiska Bagas Shujiwo tak mampu membendung Yushi Tanaka dan kalah 11-21, 15-21. Dengan skor 1-3, partai kelima tidak perlu dimainkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hasil ini memperpanjang penantian tim putra Indonesia untuk kembali ke final BATC. Terakhir kali Indonesia menjadi juara adalah pada edisi 2020. Sedangkan pencapaian terbaik berikutnya hanya sebatas semifinal.
Kegagalan serupa juga dialami tim putri Indonesia. Mereka harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan skor 1-3 di babak semifinal. Kekalahan Indonesia dipastikan pada partai keempat melalui ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang takluk dari Lee Seo-jin/Lee Yeon-woo dua gim langsung 19-21, 19-21.
Tiwi/Siti tampil kompetitif dan mampu menekan lawan hingga poin-poin akhir, namun kembali kehilangan ketenangan pada momen krusial. Sebelumnya, Indonesia sempat membuka peluang lewat kemenangan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi di sektor tunggal, setelah tertinggal akibat kekalahan pada dua partai awal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hasil ini mengulang kegagalan Indonesia pada BATC 2024, ketika tim putri juga terhenti di semifinal. Hingga kini, prestasi terbaik tim putri tetap gelar juara BATC 2022. Gagalnya tim putra dan putri melangkah ke final BATC 2026 menjadi catatan penting bagi bulu tangkis Indonesia.
Regenerasi berjalan, namun konsistensi dan mental bertanding di laga-laga penentuan masih menjadi pekerjaan rumah besar jika Indonesia ingin kembali berjaya di kejuaraan beregu Asia. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!