Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pedagang Pasar Jatinegara Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang Ramadhan

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 16:15 WIB | Oleh:
Pedagang Pasar Jatinegara Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang Ramadhan Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Sejumlah bahan pangan yang dijual di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur. Beberapa pedagang cabai dan bawang setempat mengeluhkan sepinya pembeli jelang Ramadhan, Sabtu (7/2).

JAKARTA -- Sejumlah pedagang mengeluhkan aktivitas perdagangan di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, yang belum menunjukkan peningkatan signifikan menjelang bulan suci Ramadhan 2026.

"Tidak ada ramai-ramainya, sepi. Beda sama tahun sebelumnya," kata salah seorang pedagang cabai dan bawang yang bernama Endah (65) di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu.

Menurut dia, tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya mulai ramai sejak beberapa pekan sebelum puasa.

Selain itu, dia juga mengeluhkan kondisi pasar yang cenderung lesu. Hingga kini, belum terlihat lonjakan pembeli, seperti yang kerap terjadi menjelang Ramadhan, terutama masyarakat yang biasanya mulai menyiapkan stok bahan makanan.

"Biasanya kalau Ramadhan, ada yang stok cabai, bawang, mulai ramai tiga atau dua minggu sebelum puasa, apalagi udah semakin dekat. Cuma sekarang kan gitu, sepi," ujar Endah.

Hal serupa juga dikatakan pedagang cabai dan bawang lainnya, yakni Ahmad (47). Ia menilai pasar tradisional kini semakin sepi.

Dia mengatakan salah satu faktor utama yang memengaruhi turunnya jumlah pembeli, yaitu maraknya pedagang online (daring).

Kehadiran layanan belanja daring dianggap membuat banyak masyarakat memilih berbelanja dari rumah dibandingkan datang langsung ke pasar tradisional.

"Apalagi semenjak ada pedagang online, jadi sepi dagangan di pasar. Itu ngaruh banget, karena kan orang banyak beli di online, diam di rumah," tutur Ahmad.

Dia menjelaskan harga bahan pokok pada platform online terkadang lebih murah dibandingkan di pasar tradisional.

Namun, dia menilai kualitas barang yang dibeli secara daring belum tentu sesuai dengan harapan pembeli.

"Harga kadang lebih murah dari di pasar, tapi kualitas barang belum tentu bagus. Namanya beli online, barang bisa enggak sesuai," ungkap Ahmad.

Dia menambahkan berbelanja langsung di pasar memberikan keuntungan tersendiri bagi konsumen karena dapat memilih barang sesuai kebutuhan.

Pembeli dapat melihat langsung kualitas cabai, sayuran, maupun bahan pangan lainnya sebelum membeli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.