- Home
-
- Luar Negeri
-
- Epstein dari Hary Tanoe, E...
Epstein dari Hary Tanoe, Eka Tipta, Jokowi, Sri Mulyani hingga Soeharto
Jumat, 06 Feb 2026, 19:09 WIBJAKARTA - Â Hari-hari belakangan, jagat informasi dihebohkan dengan dibukanya file Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat. Ada jutaan dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein, pada akhir Januari 2026.
Banyak nama tokoh Indonesia yang muncul di rilis tersebut. Apa itu Epstein files? Istilah Epstein Files berkaitan dengan ribuan dokumen pengadilan dan arsip penyelidikan yang merekam kejahatan Jeffrey Epstein serta jejaring sosial dan politik di sekelilingnya. Sejak kematian Epstein di sel tahanan federal Agustus 2019, "Epstein Files" menghebohkan Amerika Serikat, Sebab hal ini lalu membuka kembali persoalan kejahatan seksual dan perlakuan istimewa terhadap para elite Amerika.
Publikasi arsip tersebut menjadi bagian dari upaya transparansi dalam perkara kejahatan seksual yang menjerat Epstein, yang meninggal dunia pada 2019 saat proses hukum masih berjalan.
Dalam kumpulan dokumen yang dirilis, sejumlah nama dari berbagai negara ikut tercantum, termasuk tokoh dari Indonesia. Namun, perlu diketahui, meski namanya disebut, tidak selalu terkait dengan kejahatan dan tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan dalam tindak pidana.
Apalagi hingga kini tidak ditemukan bukti yang menunjukkan adanya hubungan langsung antara tokoh Indonesia yang disebut dengan aktivitas kriminal Jeffrey Epstein.
Terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein memiliki jaringan luas di Silicon Valley dan menanamkan modal pada sejumlah perusahaan rintisan teknologi terkemuka, The New York Times (NYT) melaporkan pada Kamis (5/2), mengutip dokumen Departemen Kehakiman (DOJ) AS.
Pada tahun yang sama, Epstein berinvestasi 3 juta dolar AS (sekitar Rp48,6 miliar) di Coinbase, yang saat itu masih perusahaan rintisan.
Laporan NYT itu juga menyebutkan bahwa miliarder teknologi Peter Thiel memberi saran investasi kepada Epstein, termasuk kemungkinan mendanai layanan musik Spotify dan perusahaan perangkat lunak milik Thiel, Palantir.
Belum jelas apakah Epstein akhirnya berinvestasi di Palantir, tetapi ia tercatat menanamkan modal 40 juta dolar AS di perusahaan Thiel lainnya, Valar Ventures, sebut laporan itu.
Disebutkan pula bahwa Epstein mendanai sejumlah proyek teknologi dan kripto lainnya, termasuk di perusahaan teknologi Jawbone dengan nilai investasi hampir 12 juta dolar AS.
Pada 30 Januari, Wakil Jaksa Agung AS Todd Blanche mengumumkan rampungnya publikasi dokumen kasus Epstein. Dengan pengungkapan terbaru itu, total berkas yang dirilis kini melampaui 3,5 juta dokumen.
Sejumlah tokoh berpengaruh disebut-sebut dalam dokumen itu, termasuk Presiden AS Donald Trump dan mantan Presiden AS Bill Clinton. Nama-nama Indonesia yang disebut antara lain:
Hary Tanoesoedibjo, seorang pengusaha dan politikus.
Eka Tjipta Widjaja, pendiri sinar mas grup
Joko Widodo, mantan Presiden RI
Sri Mulyani, mantan Menkeu
Soeharto
Nama Presiden ke-2 RI, Soeharto, muncul secara tidak langsung dalam dokumen yang berisi usulan penulisan buku mengenai dirinya. Usulan tersebut diajukan seseorang kepada Epstein sebagai bagian dari diskusi proyek penerbitan.
- Jeffrey Epstein
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Ternyata Jemur Pakaian Secara Alami Bisa Perpanjang Usia Kain
-
Terseret Skandal Epstein, Presiden WEF Borge Brende Diselidiki
-
SMK 10 Samarinda Mampu Ciptakan Mobil Listrik. Tak Perlu Sesumbar Dulu, agar Tak Mengulang Kasus Mobil Esemka
-
Jejak Epstein di Silicon Valley Terungkap Lewat Dokumen DOJ
-
Laporan Pengaduan Perilaku Birokrat ke Kanal LPP Terus Meningkat
-
Gubernur Sulsel Respons Opsi Modifikasi Cuaca untuk Cari Korban Pesawat ATR
-
Melania Trump Membantah Terkait dengan Jeffrey Epstein, Mendesak Digelar Sidang untuk Para Korban
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.