Klinik Mata di Sulut Gelar Operasi Katarak Gratis Sambut HUT RI
Selasa, 04 Agu 2026, 15:55 WIBMANADO -- Klinik mata melakukan operasi katarak gratis kepada masyarakat di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
"Hal ini kami lakukan operasi katarak gratis untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Bitung," kata Marketing Executive Klinik Mata SMEC Bitung Ummul Asri Ulandari, di Bitung, Selasa.
Dia mengatakan kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai bebas dari penjajahan. Bagi sebagian masyarakat, kemerdekaan juga berarti terbebas dari keterbatasan yang selama ini menghalangi mereka menjalani kehidupan secara normal.
Salah satunya adalah kembali melihat dunia dengan jelas setelah bertahun-tahun hidup dalam bayang-bayang katarak.
"Semangat itulah yang diusung Klinik Mata SMEC Bitung, Sulawesi Utara, dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia," katanya.
Melalui program operasi katarak gratis, Klinik Mata SMEC Bitung ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya warga Kota Bitung yang selama ini terkendala akses maupun biaya untuk mendapatkan tindakan operasi katarak.
Program sosial ini menjadi bentuk kepedulian mereka terhadap tingginya kasus katarak yang masih menjadi salah satu penyebab utama kebutaan di Kota Bitung.
Padahal, katanya, kebutaan akibat katarak sebenarnya dapat dicegah melalui tindakan operasi yang tepat dan dilakukan sedini mungkin.
Ummul mengatakan kegiatan tersebut merupakan komitmen SMEC dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pelayanan kesehatan mata yang mudah dijangkau.
"Katarak masih menjadi salah satu penyebab kebutaan, sementara hingga saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkannya selain melalui tindakan operasi," katanya.
Program ini bukanlah yang pertama kali dilaksanakan. Sebelumnya, kegiatan serupa telah sukses digelar pada Juli lalu dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Melihat besarnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan tersebut, pihaknya kembali menghadirkan program yang sama pada Agustus ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT RI.
Ia menjelaskan, tidak sedikit penderita yang menunda operasi karena keterbatasan ekonomi maupun akses terhadap layanan kesehatan mata.
"Kami melihat masih banyak masyarakat yang mengalami keterbatasan biaya maupun akses untuk menjalani operasi. Padahal, operasi katarak merupakan satu-satunya solusi agar penglihatan dapat kembali membaik," ujarnya.
Melalui program tersebut, ia berharap tidak ada lagi masyarakat yang harus kehilangan kesempatan bekerja, beraktivitas, maupun menikmati masa tua hanya karena tidak mampu menjalani operasi.
"Program operasi katarak gratis ini terbuka bagi masyarakat yang berdomisili di Kota Bitung dan memenuhi persyaratan medis setelah menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis mata," katanya.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Sekolah Rakyat Digenjot, Pemerintah Bidik Pemerataan Pendidikan
-
Menekraf Ungkap Festival Film Daerah Bisa Gerakkan Ekonomi Kreatif
-
Kalahkan Tailan, Tim Hoki Putra Indonesia Segel Tiket ke Asian Games 2026
-
Samsung Kembangkan Cip Generasi Ke-4 Neuralink untuk Komunikasi Dua Arah Otak-Komputer
-
Pengembang Perumahan Perluas Operasi Katarak Gratis ke Bogor, 126 Pasien Terima Manfaat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.