WalI Kota Ungkap Daya Tarik Investasi di Makassar untuk Tumbuhkan Ekonomi
Selasa, 04 Agu 2026, 15:59 WIBMAKASSAR -- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengajak para pengusaha untuk berinvestasi di Makassar karena besarnya potensi ekonomi, lokasi strategis, dan penerapan pemerintahan kota cerdas sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi.
âKenapa Makassar, kami memiliki beberapa alasan, tetapi saya menampilkan tiga alasan utama, yang pertama adalah Makassar dengan lokasi yang sangat strategis, dengan ekonomi yang terus tumbuh dan berkembang, dan menjadi kota yang sangat ramah terhadap investasi yang menerapkan sistem pemerintahan berbasis Smart City,â ujarnya saat menjadi pembicara dalam Business Investment Forum dalam Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakornas) Apindo, di Makassar, Senin (3/8).
Forum nasional bertajuk "Ketahanan Nasional: Pengusaha Indonesia di Tengah Fragmentasi Global' itu diikuti pengurus Apindo dari seluruh Indonesia. Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, M. Jusuf Kalla, turut hadir membuka kegiatan tersebut.
Dalam forum tersebut, Munafri tampil sebagai pembicara bersama Kepala DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan Asrul Sani, Kepala DPMPTSP Kalimantan Utara, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, serta Direktur Investasi dan Perdagangan Luar Negeri APINDO Sherly Susilo.
Di hadapan para pengusaha, Munafri yang memaparkan sejumlah keunggulan Kota Makassar yang dinilai menjadi modal penting dalam menarik investasi.
Ia merangkumnya dalam tiga alasan utama, yakni posisi geografis yang strategis, pertumbuhan ekonomi yang terus berkembang, serta iklim investasi yang didukung tata kelola pemerintahan berbasis kota cerdas.
Munafri melanjutkan, posisi Makassar semakin strategis karena berada pada jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II yang menghubungkan aktivitas ekonomi antara Australia, Asia, hingga benua lainnya. Posisi tersebut memperkuat Makassar sebagai hub pergerakan barang, jasa, sekaligus tenaga kerja di kawasan Indonesia Timur.
Ia menegaskan, investasi menjadi salah satu sektor penting bagi Makassar karena kota ini tidak memiliki sumber daya alam seperti sejumlah daerah lain di Sulawesi Selatan. Karena itu, Pemkot Makassar berupaya memastikan kemudahan, hospitality, serta jaminan bagi investor yang ingin mengembangkan usaha di Makassar.
âDan mungkin satu-satunya yang ada di Sulawesi Selatan, kota yang punya dua alur penghubung ekonomi, yaitu Pelabuhan Internasional dan Bandara Internasional, yang mampu menghubungkan proses barang dan jasa langsung ke tujuan ekspor dan impor,â katanya.
Ia juga memaparkan tren realisasi investasi Makassar yang terus meningkat. Setelah mengalami koreksi pada 2024, realisasi investasi kembali meningkat pada 2025, ditandai dengan meningkatnya investasi asing sekaligus pertumbuhan investasi dalam negeri.
Munafri menyebut lima negara yang memiliki investasi besar di Kota Makassar, yakni Malaysia, Singapura, Hong Kong, China, dan Jepang. Ia juga memperkenalkan sejumlah potensi dan proyek pengembangan yang dapat menjadi ruang investasi baru.
- investasi daerah
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.