- Home
-
- Megapolitan
-
- Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,2...
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,21 Persen
Jumat, 06 Feb 2026, 03:07 WIBJAKARTA â Perekonomian Jakarta tumbuh 5,21 persen pada tahun 2025 dari tahun sebelumnya. Hal ini tecermin dari nominal produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) sebesar 3.926 triliun rupiah. âAngka itu adalah kumulatif dari 2024 ke 2025,â tutur Kepala BPS Jakarta, Kadarmanto, Kamis (5/2).
PDRB atas dasar harga berlaku pada tahun 2024 tercatat sebesar 3.679,71 triliun. Sedangkan atas dasar harga konstan sebesar 2.151,20 triliun. Kadarmanto menyampaikan struktur ekonomi sepanjang tahun lalu didominasi perdagangan besar dan eceran. Selain itu, reparasi mobil dan motor dengan kontribusi sebesar 18,12 persen.
Kontributor berikutnya, industri pengelolaan dengan pangsa pasar sebesar 11,13 persen. Dia diikuti jasa keuangan dan asuransi yang memberikan kontribusi sebesar 10,96 persen.
Lebih lanjut, Kadarmanto mengungkapkan, tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah penyediaan akomodasi dan makan minum. Dia mencatat pertumbuhan sebesar 9,33 persen.
Kemudian, transportasi dan pergudangan yang tumbuh sebesar 8,69 persen, dan jasa lainnya 8,46 persen. Meski demikian, masih terdapat beberapa lapangan usaha yang mengalami kontraksi sepanjang tahun laluadalah pengadaan air, pengelolaan limbah, sampah dan daur ulang dengan kontraksi sebesar 3,6 persen.
Kemudian, sektor pertambangan dan penggalian yang terkontraksi sebesar 7,79 persen.
âKontraksi terdalam terjadi pada sektor pengadaan listrik dan gas sebesar 12,49 persen,â ujar Kadarmanto.
Pasar Rakyat
Sementara itu, WagubJakarta Rano Karno menegaskan pentingnya peran pasar rakyat dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga. Rano Karno minta Perumda Pasar Jaya terus memperkuat fungsi strategisnya sebagai penopang distribusi pangan dan ruang usaha bagi pedagang kecil.
Hal itu disampaikan Rano saat menghadiri kegiatan Perumda Pasar Jaya di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Kamis (5/2). Menurutnya, pasar rakyat tidak hanya berfungsi sebagai pusat transaksi, tetapi juga memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Rano menilai pengelolaan pasar secara profesional berpengaruh besar terhadap pengendalian harga kebutuhan pokok. Perumda Pasar Jaya, memegang peran penting dalam memastikan pasokan pangan tetap terjaga dan terjangkau bagi warga Jakarta.
âSelama hampir enam dekade, Perumda Pasar Jaya memikul tanggung jawab besar dalam menjamin ketahanan pangan kota serta menjaga stabilitas harga. Selain itu, Perumda Pasar Jaya juga menyediakan ruang usaha yang inklusif bagi pedagang dan pelaku UMKM agar dapat tumbuh dan berkembang,â ujarnya.
Selain itu, Wagub menekankan pentingnya keberadaan pasar rakyat sebagai ruang usaha yang inklusif bagi pedagang dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pasar yang tertata dengan baik akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat.
Rano juga menyoroti berbagai upaya pembenahan yang telah dilakukan, mulai dari revitalisasi pasar hingga peningkatan fasilitas pendukung. Langkah tersebut dinilai meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat daya saing pasar tradisional di tengah perkembangan ritel modern.
âKita melihat berbagai capaian nyata, seperti revitalisasi pasar, pembangunan gerai pangan, penataan pedagang kaki lima, hingga penyediaan sarana pendukung yang semakin baik. Upaya ini menunjukkan komitmen Perumda Pasar Jaya dalam menghadirkan pasar yang bersih, nyaman, dan berdaya saing,â ucapnya.
Dia menambahkan, transformasi digital dalam pengelolaan pasar perlu terus diperluas. Penerapan sistem pembayaran nontunai melalui QRIS, hasil kerja sama dengan perbankan, dinilai mendukung tata kelola yang lebih transparan dan efisien. Dalam konteks pengendalian harga, Rano mengapresiasi peran Perumda Pasar Jaya dalam memantau stok dan menggelar bazar pangan murah. Program tersebut membantu menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga.
Menurutnya, menjaga stabilitas harga pangan membutuhkan kolaborasi lintas instansi dan konsistensi pelaksanaan program di seluruh wilayah Jakarta. Pasar rakyat diharapkan tetap menjadi garda terdepan dalam memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. pdr/Ant/G-1
- Pertumbuhan Ekonomi
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Wamenekraf: Art Party Bukti Kolaborasi Kreatif Tanpa Batas Sektoral
-
Usai El-Clasico Panas, Vinícius Júnior Akhirnya Minta Maaf ke Real Madrid dan Fans
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59% di Triwulan I, Topang Seperenam Ekonomi Nasional
-
Dinamika Geopolitik Tak Goyahkan Optimisme BI DKI tentang Ekonomi Jakarta 2026
-
Pemkab Kotim Targetkan Transaksi Rp3,5 Miliar di Pasar Ramadhan 1447 H
-
Dua Kejadian Kebakaran di Jakarta Utara Diduga akibat Korsleting Listrik
-
BPS: Ekonomi Q1-2026 Tumbuh 5,61% Ditopang Konsumsi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.