Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Dominasi Tiongkok, AS Serukan Bentuk Blok Perdagangan Mineral Kritis

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 13:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hadapi Dominasi Tiongkok, AS Serukan Bentuk Blok Perdagangan Mineral Kritis Doc: AP
Ket. Menlu AS Marco Rubio berbicara pada konferensi pers selama pertemuan Menteri Mineral Kritis di Departemen Luar Negeri, Washington, Rabu, 4 Februari 2026.

WASHINGTON - Amerka Serikat menyerukan pembentukan blok perdagangan preferensial di antara negara-negara sekutunya untuk mineral kritis yang sangat dibutuhkan teknologi canggih, sebuah langkah menuju multilateralisme dalam menghadapi dominasi Tiongkok.

Pada Rabu (4/2), Departemen Luar Negeri AS menggelar pertemuan Menteri Mineral Kritis pertama—yang dihadiri oleh 55 negara dan organisasi termasuk Inggris, Uni Eropa, Jepang, India, Korea Selatan, Australia, dan Republik Demokratik Kongo.

Para delegasi membahas ketersediaan dan akses terhadap mineral yang sangat penting untuk pembuatan barang-barang seperti chip komputer dan baterai kendaraan listrik.

Penambangan dan pengolahan mineral penting tersebut, termasuk unsur tanah jarang, didominasi oleh Tiongkok.

Tahun lalu, Tiongkok menunjukkan kekuatannya dalam perang dagang dengan Trump dengan memperketat kontrol terhadap mineral kritis, termasuk unsur tanah jarang yang vital untuk produk seperti ponsel pintar, mobil listrik hingga jet tempur.

Pasokan mineral penting "sangat terkonsentrasi di tangan satu negara," yang berarti dapat menjadi "alat tawar-menawar dalam geopolitik" atau rentan terhadap gangguan seperti pandemi, kata Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Vance mengatakan AS akan membantu membangun "blok perdagangan di antara sekutu dan mitra" yang menjamin akses Amerika sekaligus "memperluas produksi di seluruh zona tersebut."

Vance, yang menyebut dirinya sebagai pembela kelas pekerja Amerika, mengatakan upaya tersebut akan menciptakan "lapangan kerja bergaji baik, lapangan kerja terampil, untuk angkatan kerja Amerika."

"Tetapi kami berupaya memastikan teman dan sekutu kami menjadi bagian dari ini dan Anda semua juga tercakup," kata Vance, seorang kritikus yang sering mengkritik keterlibatan AS di luar negeri.

Blok perdagangan yang baru terbentuk ini, yang bertujuan untuk mencakup dua pertiga ekonomi global, akan mengatur harga minimum untuk mineral kritis, karena khawatir Tiongkok dapat tiba-tiba mengguncang pasar dengan meningkatkan ekspor.

"Investasi hampir mustahil, dan akan tetap seperti itu, selama harga tidak menentu dan tidak dapat diprediksi," kata Vance.

Koordinasi dengan Sekutu Utama

Sejalan dengan upaya yang lebih besar, Amerika Serikat mengatakan berencana menyelesaikan kesepakatan dengan Uni Eropa dalam waktu 30 hari mengenai rantai pasokan mineral kritis dan juga mengumumkan kemitraan tiga pihak dengan Uni Eropa dan Jepang.

Kemitraan tiga pihak tersebut akan mencakup koordinasi termasuk penetapan harga minimum untuk mineral penting, kata kantor Perwakilan Perdagangan AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Polda Metro Jaya: Stok Bera...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.