Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenekraf Kaji Perbanyak Layar Bioskop untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 18:12 WIB | Oleh:
Kemenekraf Kaji Perbanyak Layar Bioskop untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah Doc: Antara/HO Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menerima audiensi perwakilan Kota Cinema Mall (KCM) di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Selasa (3/2).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menjajaki peluang kolaborasi dengan Kota Cinema Mall untuk memperbanyak layar bioskop di wilayah kabupaten/kota.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya membahas kolaborasi untuk meningkatkan jangkauan bioskop saat menerima audiensi perwakilan Kota Cinema Mall (KCM) di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta pada Selasa (3/2).

"Kolaborasi ini menjadi upaya konkret dalam memperkuat rantai nilai ekonomi kreatif dari hulu hingga hilir," kata Riefky sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian yang diterima pada Rabu (4/2).

Dalam pertemuan dengan Menteri Ekonomi Kreatif, perwakilan KCM menawarkan penerapan konsep bioskop berdiri sendiri dengan fasilitas pemutaran film, area konsesi makanan, panggung serbaguna, serta area luar ruang dan taman bermain di dalam satu kawasan.

Model usaha yang demikian dinilai bisa menjawab keterbatasan layar bioskop di luar kota besar sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi ekosistem ekonomi kreatif.

Riefky menilai visi KCM sejalan dengan arah kebijakan pemerintah untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi mulai dari daerah.

"Presiden kita memberikan perhatian khusus bagi industri film kita. Beliau ingin akses layar merata agar masyarakat dapat menikmati film-film dengan mudah dan nyaman," katanya.

Direktur Kota Cinema Mall Edy Nugroho menyampaikan bahwa KCM menerapkan pendekatan usaha yang berbeda dengan jaringan bioskop yang lain.

KCM mengembangkan bioskop yang berdiri di lokasi tersendiri serta menggandeng komunitas dalam mengembangkan program dan aktivitas.

"Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan ruang publik kreatif yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat menonton, tetapi juga menjadi simpul interaksi komunitas, pertunjukan, dan aktivitas kreatif lokal di daerah," katanya.

KCM saat ini sudah ada di tujuh lokasi, termasuk Bekasi, Pamekasan, Tabalong, Gresik, dan Jember. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.