Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bapanas Akan Tindak Tegas Produsen yang Naikkan Harga Daging Sapi

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 09:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bapanas Akan Tindak Tegas Produsen yang Naikkan Harga Daging Sapi Doc: ANTARA
Ket. Seorang pedagang daging sapi melayani pembeli.

JAKARTA – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan produsen dan distributor akan ditindak tegas jika berani menaikkan harga daging sapi di atas ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Begitu menemukan harga di atas HET, jangan kejar pedagang pasarnya, tapi kejar distributor dan produsennya. Minyak goreng dan daging tidak ada ampun,” kata Amran dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu (04/2).

Menurut Amran, komoditas strategis seperti beras, minyak goreng dan gula juga tidak memiliki alasan untuk mengalami kenaikan harga karena stok saat ini melimpah.

Keterjangkauan akses masyarakat terhadap daging ruminansia (sapi atau kerbau), terutama dalam menyambut momen Ramadhan dan Idul Fitri 2026, telah dipastikan pemerintah dengan bersepakat pada harga sapi hidup di angka Rp55.000 per kilogram (kg).

Hal itu diterapkan selama Ramadhan sampai Idul Fitri agar pedagang daging ruminansia dapat memberikan harga yang baik dan wajar ke masyarakat.

Apabila ada pelaku usaha penggemukan sapi atau kerbau (feedlotter) yang melepas ke pelaku usaha potong hewan dengan harga melebihi Rp55.000 per kg, dipastikan pemerintah akan melakukan tindakan tegas, kata Amran menegaskan.

Melalui kesepakatan harga sapi hidup itu, diharapkan akan berimplikasi positif pada Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen, sehingga daya beli masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri terus terjaga.

Adapun HAP tingkat produsen dan HAP tingkat konsumen untuk daging ruminansia telah diatur dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 12 Tahun 2024.

HAP tingkat produsen sapi hidup ditetapkan di Rp56.000 sampai Rp58.000 per kg.

Sementara HAP tingkat konsumen untuk daging sapi segar (chilled) paha depan Rp130.000 per kg, segar paha belakang Rp140.000 per kg, paha depan beku Rp105.000 per kg, dan daging kerbau beku Rp80.000 per kg.

Terpisah, Rozali, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Minggu, Jakarta, mengatakan harga jual daging sapi saat ini berada di angka Rp135.000 per kilogram (kg) dan masih relatif stabil.

“Harganya sekarang Rp135.000 per kilo. Itu memang harga jual kami di lapak,” ujar Rozali.

Menurut dia, harga karkas di tingkat rumah potong hewan (RPH) sempat mengalami fluktuasi. Namun, kondisi tersebut tidak berdampak signifikan pada harga jual di pasar karena pasokan yang mencukupi.

“Memang kadang ada naik turun di RPH, tapi sekarang ini stabil. Tidak ada lonjakan,” kata Rozali menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.