Pembangunan Penajam Terintegrasi dengan IKN
Selasa, 03 Feb 2026, 03:16 WIBPENAJAM PASER UTARA - Perencanaan pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), terintegrasi dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dibangun di sebagian wilayah kabupaten setempat, yakni di Kecamatan Sepaku.
âIntegrasi pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara dan IKN menjadi utama dalam perencanaan pembangunan daerah,â ujar Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor ketika ditanya mengenai kehadiran IKN di Penajam, beberapa hari lalu.
Menurut dia, Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai daerah asal, terdekat dan mitra IKN, mengintegrasikan perencanaan pembangunan dengan IKN agar pertumbuhan wilayah tetap terarah dan berkeadilan.
Dia menegaskan pembangunan di kawasan penyangga IKN tidak boleh mengorbankan keberlanjutan lingkungan ataupun kepentingan masyarakat lokal.
Mudyat menjelaskan integrasi perencanaan pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara agar daerah tersebut mampu mengikuti dinamika wilayah yang semakin kompleks seiring pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke IKN.
âPemerintah Kabupaten Penaham Paser Utara melakukan percepatan pelayanan publik berbasis digital sebagai bagian dari reformasi birokrasi,â ujarnya.
Kemudian, kata dia, arah pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara difokuskan pada keseimbangan antara pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan ekonomi, serta perlindungan lingkungan hidup.
âKehadiran IKN akan terjadi perubahan wilayah sangat cepat, kalau tidak disiapkan dampak ke depan bisa menjadi persoalan sosial,â katanya.
Sebagai pintu gerbang IKN, kata Mudyat, Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki peran strategis yang menuntut kesiapan infrastruktur, layanan publik, serta tata kelola pemerintahan yang adaptif.
Menurut dia, kehadiran IKN bakal membawa perubahan besar bagi Kabupaten Penajam Paser Utara, arus pembangunan, perpindahan penduduk, hingga meningkatnya aktivitas ekonomi, sehingga menjadi tantangan yang harus diantisipasi sejak dini.
âPemerintah kabupaten tidak ingin menyikapi kehadiran IKN secara reaktif, melainkan melalui perencanaan jangka panjang yang terukur dan berkelanjutan,â ujar Mudyat Noor.
Selain itu, Pemkab Penajam juga menargetkan layanan air bersih di Kecamatan Sepaku dan masuk wilayah Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) mencapai 100 persen dengan tiga instalasi pengolahan air (Water Treatment Plant/WTP) di wilayah setempat. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Komisi IX DPR RI Gelar Raker bersama Menkes dan Mensos
-
Rayakan Hari Kartini, Kemenhub Dorong Perempuan jadi Agen Perubahan Mewujudkan Keselamatan Berlalulintas
-
Masih 15 Tahun, Remaja Padang Ini Sudah Berangkat Haji
-
DLH Banyumas Kembangkan TPST BLE Tekan Beban Pengolahan Sampah
-
Otorita Buka Ruang Keterlibatan Profesional Bangun IKN
-
Gambir Sumbar Tak Mau Lagi Dilego Murah! Kementan–BUMN Siapkan Lompatan Besar
-
Di Tengah Minimnya Hasil Tangkapan, Nelayan Trenggalek Larung Sesaji
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.