Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Nipah, Gubernur Pramono Minta Dinkes DKI Siaga Meski Jakarta Masih Aman

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 16:30 WIB | Oleh:
Antisipasi Nipah, Gubernur Pramono Minta Dinkes DKI Siaga Meski Jakarta Masih Aman Doc: Dinkes DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta meningkatkan kesiapsiagaan menyusul potensi penularan virus Nipah.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta meningkatkan kesiapsiagaan menyusul potensi penularan virus Nipah. Meski hingga kini Jakarta masih dalam kondisi aman, langkah antisipasi dinilai tidak boleh kendor.

Pramono menegaskan koordinasi dengan pemerintah pusat sudah dilakukan untuk memastikan kesiapan daerah. Ia meminta jajaran kesehatan bergerak cepat agar Jakarta tetap berada dalam kondisi terkendali.

"Kemarin waktu berkomunikasi dengan Bapak Menteri Kesehatan, mudah-mudahan Jakarta segera mengantisipasi untuk itu dan saya sudah meminta kepada Dinas Kesehatan untuk segera mengatasi, menangani itu dan mudah-mudahan Jakarta lebih tanggap," ucap Pramono saat ditemui di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (3/2/2026).

Ia berharap virus Nipah tidak sampai masuk dan menyebar di Jakarta. Menurutnya, status bebas kasus saat ini harus dijaga dengan upaya pencegahan yang konsisten.

"Persoalan yang menyangkut virus Nipah mudah-mudahan tidak terjadi di Jakarta. Alhamdulillah sampai hari ini di Jakarta belum ditemukan yang terkena virus Nipah," lanjut Pramono.

Pramono juga menekankan pentingnya langkah antisipatif karena virus Nipah dikenal memiliki tingkat penularan yang cepat serta risiko kematian yang tinggi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disebut akan terus memperkuat sistem pemantauan dan respons dini.

Sebelumnya, Dinkes DKI Jakarta telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta memperhatikan kebersihan pangan dan menghindari potensi sumber penularan.

Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati menegaskan bahwa pencegahan di tingkat rumah tangga menjadi kunci utama. Menurutnya, kebiasaan konsumsi yang tidak higienis dapat meningkatkan risiko paparan virus.

"Masyarakat diimbau menjaga kebersihan pangan, mencuci buah sebelum dikonsumsi, menghindari kontak dengan hewan sakit, tidak mengkonsumsi buah yang terbuka/rusak dan diduga terpapar gigitan kelelawar," ujar Ani, Senin (2/2/2026).

Ani menjelaskan bahwa virus Nipah dapat menular melalui makanan yang terkontaminasi, khususnya buah yang sudah rusak atau terbuka. Selain itu, kontak dengan hewan pembawa virus juga menjadi faktor risiko yang perlu dihindari.

Dinkes DKI Jakarta saat ini terus memantau perkembangan situasi nasional dan internasional terkait virus Nipah. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan jika terjadi peningkatan kasus di wilayah lain.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mendorong fasilitas layanan kesehatan meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala yang mengarah pada infeksi virus. Langkah ini dilakukan agar deteksi dini bisa dilakukan lebih cepat.

Di sisi lain, masyarakat diminta tidak panik namun tetap waspada. Kesadaran publik dinilai berperan besar dalam memutus potensi rantai penularan.

Dengan status Jakarta yang masih bebas kasus, pemerintah daerah menargetkan kondisi ini tetap terjaga. Pramono menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi ancaman virus Nipah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.