Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Seekor Lumba-lumba Tersesat di Hutan Mangrove Kawasan Pantai Kuti-Caddi Maros

📅 Senin, 02 Feb 2026, 22:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Seekor Lumba-lumba Tersesat di Hutan Mangrove Kawasan Pantai Kuti-Caddi Maros Doc: Antara

Makassar - Sejumlah warga di Pantai Kuti-Caddi, Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dikejutkan dengan adanya seekor ikan lumba-lumba yang sedang tersesat di kawasan mangrove, pantai setempat, Senin.

Ketua Forum Komunitas Hijau (FKH), Achmad Yusran dikonfirmasi di Makassar, Senin, mengatakan peristiwa langka itu menggerakkan warga untuk melakukan evakuasi darurat terhadap satwa laut lumba-lumba yang terperangkap di antara akar-akar pohon bakau rimbun. 

"Lumba-lumba jarang memasuki kawasan mangrove, kecuali sedang mengalami disorientasi. Beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab adalah perubahan pola arus, fluktuasi suhu atau salinitas, hingga gangguan akustik akibat kebisingan mesin kapal yang memecah sistem navigasi sonar alami mereka," ujarnya.

Yusran mengungkapkan, kejadian itu memantik renungan di tengah masyarakat, yaitu perubahan kecil pada ekosistem laut yang dapat menjadi indikasi adanya ketidakseimbangan yang lebih besar.

Ia menegaskan pentingnya pelestarian ekosistem pesisir dan pengendalian aktivitas manusia yang dapat mengganggu kehidupan laut.

"Secara ilmiah, lumba-lumba mengandalkan sonar untuk membaca lingkungan. Kebisingan kapal atau gangguan ekosistem dapat mengacaukan orientasi mereka, memaksa satwa-satwa ini memasuki zona yang tidak aman," katanya.

Menurut Yusran, dalam pandangan budaya lokal, mangrove bukan sekadar benteng ekologi, tetapi juga ruang simbolik yang dianggap menyimpan pesan alam. 

Akar-akar bakau yang memeluk lumpur seakan merekam perubahan yang terjadi di laut, perubahan yang kerap lebih cepat daripada kemampuan makhluk di dalamnya untuk beradaptasi.

"Peristiwa di Kuti-Caddi menjadi pengingat bahwa hubungan manusia dengan laut bukan sekadar keterhubungan geografis, melainkan juga moral dan ekologis," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.