Otorita Perkuat Ketahanan Pangan demi Kualitas SDM
Senin, 02 Feb 2026, 03:13 WIBPENAJAM PASER UTARA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) akan melakukan upaya berkelanjutan memperkuat ketahanan pangan sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) IKN yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
âSalah satu menjaga ketahanan pangan masyarakat dengan program Gerakan Pangan Murah (GPM),âujar Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN P. Setia Lenggono ketika ditanya mengenai gelaran GPM itu di Sepaku, Penajam Paser Utara, beberapa hari lalu.
Program GPM merupakan komitmen Otorita IKN yang tidak hanya membangun infrastruktur fisik, lanjut dia, juga memastikan keterjangkauan pangan, peningkatan gizi, dan kesejahteraan masyarakat. âGPM bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat ketahanan pangan sebagai fondasi peningkatan kualitas SDM di IKN,â tambahnya.
Program GPM juga dirangkai dengan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan penganekaragaman pangan kepada kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di wilayah setempat.
Kegiatan tersebut bentuk perhatian serius mendukung ketahanan pangan, khususnya ketahanan pangan keluarga, melalui upaya penganekaragaman pangan lokal dan pemenuhan pangan seimbang, sekaligus mendukung pencegahan stunting di wilayah IKN. Gelaran rangkaian kegiatan merupakan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan, kata dia, khususnya di tingkat keluarga, serta mengentaskan permasalahan stunting.
Otorita IKN terus mendorong kehadiran peran pemerintah yang lebih optimal dalam kesejahteraan masyarakat, lanjut Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Otorita IKN Kartika Basuki Hadimuljono, dan DWP Otorita IKN terus berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program GPM menjaga menjaga stabilitas harga dan mendukung kesejahteraan sosial masyarakat, timpal Kepala Sekretariat Kerja Bersama (SKB) Bank Indonesia (BI) IKN Syachman Perdyner, GPM bisa mendukung harga pangan stabil untuk mencapai kesejahteraan sosial bagi masyarakat.
Kolaborasi menghadirkan berbagai tenant kebutuhan pangan masyarakat dengan harga terjangkau dalam GPM, termasuk sembilan bahan pokok (sembako) seperti telur, beras, gula, minyak goreng, hingga gas elpiji dan berbagai bahan masak lainnya.
Kehadiran bahan pangan dengan harga terjangkau tersebut diharapkan mampu menjamin kebutuhan masyarakat, sekaligus memastikan kecukupan gizi keluarga, demikian Syachman Perdyner. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Daftar Lengkap Kantong Parkir Car Free Night Malam Takbiran: Dari Monas hingga Wisma Mandiri
-
Cegah Campak, Dinkes Lebak Gencarkan Imunisasi dan Pola Hidup Bersih.
-
Otorita Buka Ruang Keterlibatan Profesional Bangun IKN
-
Gibran Bisa Mulai Ngantor di IKN Tahun 2026
-
Pertamina Tambah Pasokan Elpiji untuk Penuhi Masyarakat Sumbar Jelang Lebaran
-
Panglima TNI Anugerahkan KPLB kepada Prajurit Juara Hafalan 30 Juz Al-Qur’an
-
Iran Tegaskan Tak Pernah Minta Gencatan Senjata
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.