Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IBM Luncurkan Sovereign Core, Solusi AI Berdaulat Pertama di Industri

📅 Senin, 02 Feb 2026, 20:45 WIB | Oleh:
IBM Luncurkan Sovereign Core, Solusi AI Berdaulat Pertama di Industri Doc: IBM
Ket. IBM memperkenalkan IBM Sovereign Core, perangkat lunak pertama di industri untuk mendukung penerapan AI berdaulat. Solusi ini memungkinkan perusahaan dan pemerintah mengelola AI secara mandiri, patuh regulasi, dan dapat diaudit.

JAKARTA – IBM mengumumkan IBM Sovereign Core, pertama di industri, yang dirancang untuk mendukung penerapan AI berdaulat (AI-ready sovereign environment). Perangkat lunak ini dirancang untuk perusahaan, instansi pemerintah, dan penyedia layanan dalam membangun, menerapkan, serta mengelola sistem teknologi informasi (TI) secara mandiri.

Seiring dengan meningkatnya persyaratan regulasi serta kebutuhan akan tata kelola yang transparan dan dapat diaudit, organisasi di seluruh dunia menghadapi tuntutan yang semakin besar untuk mengendalikan infrastruktur teknologi mereka.

Perusahaan Perusahaan dan institusi pemerintah pun semakin mencari sistem TI yang dikelola secara mandiri, di mana mereka dapat mempertahankan otoritas operasional penuh, terutama dalam penerapan beban kerja AI yang kian memperkuat perhatian terhadap isu kedaulatan.

Kedaulatan digital tidak hanya terbatas pada  isu lokasi penyimpanan data (data residency) tetapi juga mencakup siapa yang mengoperasikan dan mengendalikan sistem teknologi, bagaimana data diakses, serta ditata kelola, di mana beban kerja dijalankan, serta di bawah yurisdiksi dimana model AI beroperasi.

Permasalahannya sebagian besar organisasi masih belum memiliki platform tujuan yang terintegrasi dan komprehensif untuk melakukan migrasi, modernisasi, dan penempatan ulang aplikasi bawah kendali kedaulatan, termasuk aplikasi yang akan mengintegrasikan kapabilitas AI, sekaligus menyediakan mekanisme pelaporan kepatuhan yang berkelanjutan, konsisten, dan dapat diaudit.

Gartner® memprediksi bahwa lebih dari 75% perusahaan di seluruh dunia akan memiliki strategi kedaulatan digital pada tahun 2030, melalui strategi sovereign cloud. Di seluruh kawasan ASEAN, banyak organisasi menghadapi tekanan yang semakin besar untuk mengembangkan penggunaan AI, sekaligus harus mematuhi regulasi dan kedaulatan data yang semakin kompleks.

Perusahaan membutuhkan kontrol yang lebih besar atas bagaimana data yang sensitif dan beban kerja AI dapat diakses serta dioperasikan. Hal ini mendorong meningkatnya kebutuhan akan ekosistem AI-ready yang aman dan berdaulat.

“Melalui IBM Sovereign Core, banyak organisasi dapat meningkatkan inisiatif AI dengan penuh keyakinan, tetap menyeimbangkan keterbukaan dan agility bersama kepatuhan serta otonomi operasional yang dibutuhkan untuk mendukung kedaulatan. Perubahan ini memungkinkan ASEAN untuk mempercepat adopsi AI yang tepercaya sekaligus mempertahankan nilai ekonomi yang lebih besar di dalam kawasan,” ujar Catherine Lian, General Manager and Technology Leader, IBM ASEAN, melalui siaran pers pada hari Senin (2/2).

Kedaulatan Sebagai Fondasi Perangkat Lunak

​​IBM Sovereign Core dapat membantu pelanggan dalam mencapai kedaulatan yang terverifikasi serta operasional yang dapat dikendalikan secara penuh. Sovereign Core merupakan perangkat lunak yang dirancang secara khusus untuk membangun, menerapkan, dan mengelola beban kerja cloud-native dan AI di bawah otoritas organisasi secara mandiri dalam yurisdiksi yang dipilih, dengan fondasi open-source dari Red Hat.

Berbeda dengan pendekatan yang menambahkan kontrol kedaulatan di atas arsitektur yang sudah ada, Sovereign Core menjadikan kedaulatan sebagai karakteristik yang melekat dari perangkat lunak itu sendiri. Melalui solusi ini, organisasi bisa:

Control plane yang dioperasikan oleh pelanggan: Organisasi mempertahankan otoritas operasional secara langsung atas pengoperasian perangkat lunak, keputusan penerapan, serta konfigurasi sistem, tanpa perantara dari penyedia vendor yang berada di luar wilayah yurisdiksi setempat.

Identitas dan kunci kriptografi dalam batas yurisdiksi: Seluruh proses autentikasi, otorisasi, pengelolaan akses, serta pengelolaan kunci enkripsi tetap berada di dalam batas yurisdiksi dan sepenuhnya berada di bawah kendali pelanggan.

Dukungan kepatuhan berkelanjutan serta bukti kepatuhan yang dihasilkan secara konsisten: Data operasional yang komprehensif, telemetri sistem, dan jejak audit dihasilkan, disimpan, serta dikelola di dalam batas lingkungan berdaulat, termasuk kapabilitas identitas yang terotomatisasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Warga Tangerang Pertimbangk...
Ekonomi
Pertamina Geothermal Energy...
Olahraga
Sabalenka Pimpin Persaingan...
Ekonomi
Menanti Arah Kebijakan The ...
Ekonomi
Tren Positif Bakal Lanjut, ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.