Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkeu Sebut Mundurnya Petinggi OJK Bentuk Tanggung Jawab Moral

📅 Minggu, 01 Feb 2026, 14:28 WIB | Oleh:
Menkeu Sebut Mundurnya Petinggi OJK Bentuk Tanggung Jawab Moral  Doc: OJK

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pengunduran diri massal sejumlah petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Purbaya menilai pergantian kepemimpinan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban moral atas kondisi pasar modal yang sedang bergejolak.

Pemerintah segera menyiapkan langkah strategis untuk mengisi kekosongan jabatan krusial pada lembaga pengawas keuangan tersebut. Purbaya meyakini proses transisi kepemimpinan internal OJK akan berlangsung sangat cepat karena memiliki banyak talenta kompeten.

“Kalau yang ditangani Pak Aditya, penutupan bisa dilakukan kapan saja karena tidak terlalu penting dan dapat diselesaikan dengan cepat. Di sana juga banyak orang pintar, sehingga tidak ada masalah,” ujar Menkeu Purbaya usai Konferensi Pers di Wisma Danantara Jakarta, Sabtu (31/1).

Menkeu Purbaya menjelaskan bahwa pengisian posisi Anggota Dewan Komisioner memerlukan prosedur yang lebih mendalam dan spesifik. Mekanisme seleksi ketat harus dilaksanakan guna menyaring kandidat terbaik untuk memimpin otoritas jasa keuangan nasional.

Menteri Keuangan juga menyoroti pengisian jabatan definitif untuk kursi Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). Saat ini posisi tertinggi di lantai bursa tersebut masih dipegang oleh seorang pejabat pelaksana tugas.

Jeffrey Hendrik kini mengemban amanah sementara sebagai pemimpin operasional bursa setelah mundurnya pejabat yang lama. Purbaya mengaku masih menunggu kepastian aturan internal bursa mengenai penetapan pimpinan tetap dalam waktu dekat.

“Saya tidak mengerti aturan sana, kayaknya sekarang udah PJS, nanti sebentar tidak lama di Senin dijadikan ini (Direktur Utama). Saya tidak mengerti, nanti saya salah ngomong lagi pejabat fix tapi saya definitive, nanti saja ya,” ujar Menkeu Purbaya.

Otoritas saat ini sedang fokus menjaga kestabilan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat mengalami tekanan hebat. Kehadiran pimpinan baru diharapkan mampu memulihkan kepercayaan para investor terhadap integritas pasar modal Indonesia.

Proses seleksi Anggota Dewan Komisioner akan melibatkan panitia seleksi independen sesuai amanat undang-undang yang berlaku. Pemerintah berkomitmen penuh menjaga transparansi dalam setiap tahapan pencarian sosok pemimpin baru tersebut. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Berdayakan Warga Kurang Mampu, Taman Borobudur Bangun RTLH

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Berdayakan Warga Kurang Mam...

Jalan Cikadu Cianjur Diperbaiki dan Dibuat Jembatan Permanen

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Jalan Cikadu Cianjur Diperb...

Alwi Obati Kekecewaan atas Kekalahan Jojo

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Alwi Obati Kekecewaan atas ...
Nasional
OJK-Komdigi Bersinergi Putu...

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Gunung Semeru Kembali Erups...

Denza Luncurkan Supercar Listrik Denza Z

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Otomotif
Denza Luncurkan Supercar Li...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.