• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Google Chrome Resmi Rilis ...

Google Chrome Resmi Rilis Fitur Gemini: Browser Kini Bisa Auto Browse dan Bikin Gambar

Kamis, 29 Jan 2026, 18:00 WIB

JAKARTA - Google resmi menambahkan fitur kecerdasan buatan Gemini langsung ke browser Google Chrome, tanpa harus membuat peramban baru khusus AI. Langkah ini membuat Chrome masuk era baru sebagai browser plus asisten digital yang bisa diajak multitasking.

Fitur bertajuk "Gemini di Chrome" mulai tersedia sejak Rabu dan bisa diakses lewat panel samping khusus di dalam browser. Pengguna kini bisa berinteraksi dengan AI tanpa harus keluar dari tab yang sedang dibuka.

Ket. Foto: Google resmi menambahkan fitur kecerdasan buatan Gemini langsung ke browser Google Chrome, tanpa harus membuat peramban baru khusus AI. — Sumber: Google

Google menegaskan kehadiran Gemini di Chrome bersifat opsional. Artinya, pengguna yang tidak ingin berurusan dengan chatbot tetap bisa memakai Chrome seperti biasa tanpa perubahan besar.

Namun bagi pengguna yang suka eksplor fitur AI, Chrome kini berubah jadi asisten browsing yang bisa bantu cari data, rangkum informasi, sampai bantu belanja online. Beberapa fitur canggih bahkan masuk kategori premium dan butuh langganan Google AI Pro atau AI Ultra.

Gemini di Chrome hadir lewat panel samping yang muncul di sisi kanan layar browser. Panel ini bisa dibuka lewat tombol Gemini di pojok kanan atas Chrome.

Berikut alur penggunaan Gemini di Chrome yang disiapkan Google:

  • Buka panel Gemini dengan menekan tombol Gemini di pojok kanan atas browser.
  • Masukkan perintah AI langsung dari panel samping tanpa meninggalkan halaman yang sedang dibuka.
  • Jalankan multitasking seperti mencari data, membaca tab lain, atau mengambil informasi lintas situs.
  • Pantau progres tugas karena semua langkah Gemini tampil secara kronologis di panel.
  • Ambil alih kapan saja jika pengguna ingin menghentikan atau melanjutkan proses secara manual.

Dengan sistem ini, Gemini tidak mengganggu tampilan utama Chrome. Halaman web tetap dominan, sementara AI bekerja di sisi layar.

Google menyebut pendekatan ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas pengguna, khususnya saat membuka banyak tab sekaligus.

Salah satu fitur paling mencolok adalah Auto Browse. Fitur ini memungkinkan Gemini menjelajah internet atas nama pengguna.

Berikut contoh fungsi Auto Browse yang diumumkan Google:

  • Mencari produk otomatis berdasarkan referensi gambar atau instruksi pengguna.
  • Menyusun keranjang belanja sesuai tema, kebutuhan, dan batas anggaran.
  • Mencari hotel dan penerbangan berdasarkan harga dan preferensi perjalanan.
  • Menelusuri situs properti seperti Redfin untuk menyimpan apartemen favorit.
  • Mengisi formulir online kompleks untuk kebutuhan tim atau acara tertentu.

Meski terdengar "auto banget", Google menegaskan pengguna tetap memegang kendali akhir. AI tidak bisa menyelesaikan transaksi pembayaran atau menerbitkan konten tanpa persetujuan manual.

Auto Browse juga menjadi fitur premium yang hanya bisa diakses pengguna dengan langganan Google AI Pro atau AI Ultra.

Google menyadari fitur AI berbasis agen punya potensi risiko keamanan. Karena itu, Gemini di Chrome dibekali sistem pertahanan baru yang sebelumnya diumumkan pada Desember.

Sistem ini dirancang agar Gemini tidak bisa melakukan tindakan sensitif seperti membeli barang, mentransfer dana, atau memposting konten media sosial. Untuk aksi krusial, AI wajib meminta konfirmasi pengguna.

Gemini di Chrome bisa terhubung dengan berbagai aplikasi Google melalui fitur Connected Apps. Integrasi ini bikin AI bisa membaca konteks lintas platform.

Daftar aplikasi yang sudah mendukung fitur ini meliputi:

  • Gmail
  • Google Kalender
  • YouTube
  • Google Maps
  • Google Shopping
  • Google Flights

Dengan integrasi ini, pengguna bisa meminta Gemini mengirim rekomendasi via Gmail, menyusun rencana perjalanan berdasarkan jadwal kalender, hingga mencari aktivitas wisata sesuai lokasi tujuan.

Meski bisa menjelajah web, Gemini tetap tidak diizinkan melakukan pemesanan otomatis. Semua keputusan final tetap ada di tangan pengguna.

Google juga membawa model AI pembuat gambar Nano Banana langsung ke Chrome. Pengguna tidak perlu lagi mengunduh gambar lalu mengunggah ulang ke Gemini.

Fitur ini memungkinkan pengguna:

  • Mengedit gambar langsung di browser
  • Menambahkan objek ke foto seperti furnitur ke ruangan kosong
  • Membuat infografis otomatis
  • Menghasilkan visual ilustratif berbasis prompt teks

Semua gambar yang dihasilkan Nano Banana akan diberi watermark sebagai penanda konten AI. Fitur ini tersedia untuk semua pengguna Gemini di Chrome mulai Rabu.

Google juga memperkenalkan fitur Personal Intelligence, meski belum dirilis minggu ini. Fitur ini memungkinkan Gemini mengingat konteks percakapan sebelumnya.

Dengan Personal Intelligence, AI bisa menyesuaikan jawaban berdasarkan histori interaksi dan aplikasi yang diberi izin akses. Google menegaskan akses tersebut bisa dicabut kapan saja oleh pengguna.

Semua fitur Gemini di Chrome ditenagai model Gemini 3 terbaru. Untuk tahap awal, layanan ini tersedia bagi pengguna macOS, Windows, dan Chromebook Plus di Amerika Serikat.

Dengan langkah ini, Google semakin agresif mendorong Chrome bukan sekadar browser, tapi platform AI aktif yang ikut kerja bareng pengguna. Chrome kini bukan cuma tempat buka tab, tapi juga partner digital buat multitasking.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.