- Home
-
- Megapolitan
-
- Pramono Tegaskan Jakarta S...
Pramono Tegaskan Jakarta Siap Dukung PON 2028, Siapkan Venue hingga Transportasi
Selasa, 23 Jun 2026, 16:45 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Dukungan tersebut meliputi penyediaan fasilitas olahraga, transportasi, hingga akomodasi guna menunjang kelancaran pelaksanaan ajang olahraga nasional tersebut.
Komitmen itu disampaikan Pramono usai mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Jakarta, Selasa (23/6). Menurutnya, persiapan yang matang menjadi faktor penting agar penyelenggaraan PON berjalan sesuai arahan Presiden RI.
âBerdasarkan pengalaman yang lalu, penyelenggaraan PON ini kalau tidak dipersiapkan secara baik maka jangan sampai kemudian apa yang menjadi arahan Bapak Presiden tidak bisa kita jalankan,â ujarnya.
Pramono menjelaskan, Jakarta akan berperan sebagai support system tanpa mencampuri kewenangan pemerintah pusat maupun daerah penyelenggara dalam menentukan cabang olahraga dan lokasi pertandingan. Penentuan teknis pelaksanaan sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
âPelaksanaannya sepenuhnya kewenangan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Baik pertandingannya apa dan bagaimana, termasuk penetapan lokasi pertandingan apakah di NTT, di NTB, dan sebagainya, sepenuhnya kami tidak ikut campur. Namun sebagai support system, Jakarta siap memberikan dukungan,â ungkapnya.
Ia menambahkan, Jakarta memiliki infrastruktur olahraga yang cukup memadai untuk mendukung pelaksanaan PON. Saat ini terdapat 36 venue milik pemerintah pusat yang sebagian besar berada di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), serta sekitar 220 venue yang dikelola Pemprov DKI Jakarta.
Selain itu, sejumlah fasilitas olahraga swasta juga dinilai dapat dimanfaatkan untuk mendukung penyelenggaraan berbagai cabang olahraga. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk pertandingan voli, bola basket, tenis, dan cabang olahraga lainnya.
âBahkan, ada venue swasta baru yang bisa digunakan untuk berbagai cabang olahraga seperti voli, bola basket, dan tenis. Jadi secara prinsip Jakarta siap memberikan dukungan penuh,â ujar Pramono.
Di sektor transportasi, Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat integrasi layanan transportasi publik. LRT Jakarta rute VelodromeâManggarai ditargetkan beroperasi pada Agustus tahun ini, sementara pembangunan MRT Jakarta terus berlanjut hingga kawasan Monas dan Duta Merlin.
Menurutnya, jaringan MRT, LRT, TransJakarta, Transjabodetabek, dan JakLingko akan menjadi penopang mobilitas atlet, ofisial, dan kontingen dari berbagai daerah. Dukungan tersebut juga diperkuat dengan akses penerbangan yang relatif mudah menuju Jakarta.
âUntuk transportasi, apakah MRT, LRT, Transjabodetabek, TransJakarta, JakLingko, dan sebagainya, Jakarta siap mendukung sepenuhnya. Untuk akomodasi juga Jakarta siap. Jika ada kegiatan yang diselenggarakan di Jakarta, tentu akan memudahkan mobilitas kontingen dari berbagai daerah karena akses penerbangan ke Jakarta lebih mudah,â paparnya.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan rapat koordinasi tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh persiapan PON XXII 2028 dilakukan secara terukur dan terintegrasi. Pemerintah pusat dan daerah terus memperkuat koordinasi agar pelaksanaan PON berjalan efektif dan mendukung peningkatan prestasi olahraga nasional.
âIni merupakan pertemuan yang bersejarah karena untuk pertama kalinya pemerintah pusat dan pemerintah daerah berkonsolidasi serta memaparkan seluruh persiapan dan isu-isu yang harus ditanggulangi sejak dini. Kami meminta agar 21 cabang olahraga prioritas sesuai DBON terbaru wajib dipertandingkan. Kita harus melakukan re-mapping prestasi olahraga Indonesia menuju SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade secara berkelanjutan,â ungkapnya.
Ia menambahkan, sesuai arahan Presiden RI, pelaksanaan PON XXII 2028 tidak akan membangun venue baru. Pemerintah akan memprioritaskan perbaikan dan optimalisasi fasilitas olahraga yang telah tersedia agar anggaran tetap efisien.
âPesan Bapak Presiden jelas, tidak ada pembangunan venue baru. Yang dilakukan adalah perbaikan dan optimalisasi venue yang sudah ada agar anggaran tetap efisien. Koordinasi lintas lembaga dan instansi akan terus diperkuat agar PON XXII Tahun 2028 dapat terselenggara dengan sukses,â pungkasnya.
- NTB
- NTT
- sport tourism
- Pemprov DKI Jakarta
- Gubernur DKI Pramono Anung
- PON 2028
- Kemenpora
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Stadion Tri Lomba Juang Dibenahi, Perkuat Semarang sebagai Destinasi Sport Tourism
-
Gubernur DKI Pramono Nilai Bantuan Pembangunan Halte Perkuat Layanan Transjabodetabek
-
HUT Jakarta 2026 ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum dan Tempat Wisata 3 Hari
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.