Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

SD Negeri di Bekasi Dibobol Maling, Laptop hingga Kotak Amal Ludes

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 19:05 WIB | Oleh:
SD Negeri di Bekasi Dibobol Maling, Laptop hingga Kotak Amal Ludes Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Ruang guru SDN 03 Jayabakti Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi dalam kondisi berantakan usai dibobol pencuri.

KABUPATEN BEKASI - Aksi pencurian menyasar dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi. Sejumlah aset penting milik Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Jayabakti Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dilaporkan raib digondol maling saat sekolah dalam kondisi sepi pada dini hari.

Kapolsek Cabangbungin Ajun Komisaris Pol. Alex Candra mengatakan penyelidikan dilakukan petugas usai menerima laporan peristiwa tersebut dari pihak sekolah. Aksi pencurian diduga dilakukan pada Senin (26/1/2026) dini hari. Sejumlah saksi turut diminta keterangan perihal kejadian ini.

"Sudah melapor kemarin siang, saat ini sedang ditelusuri. Saksi-saksi diperiksa, olah tempat kejadian perkara juga kami lakukan," katanya di Cikarang, Selasa.

Guru SDN 03 Jayabakti Furkon Fauzi mengatakan dirinya baru mengetahui peristiwa tersebut usai mendapati kondisi salah satu ruangan berantakan. Pelaku diduga melancarkan aksi saat sekolah dalam situasi sepi serta di luar jam kegiatan belajar dan mengajar.

"Benar, telah terjadi pencurian di sekolah kami. Sejumlah aset sekolah disikat maling," katanya.

Ia bersama rekan guru lain langsung melakukan pendataan usai mengetahui aksi pencurian di sekolahnya. Dari hasil inventarisir, beberapa aset sekolah hilang meliputi lima unit laptop, lima unit infokus, dua unit kamera digital serta satu set proyektor.

"Yang hilang mulai dari infokus, laptop hingga kamera. Bahkan kotak amal untuk anak yatim juga ikut raib," ujarnya.

Dirinya menduga pelaku merangsek masuk ke sekolah dengan cara membobol ruang guru yang menjadi tempat penyimpanan aset-aset raib tersebut. Pihak sekolah mengklaim mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

"Kerugian sementara diperkirakan ratusan juta rupiah. Kami sangat menyayangkan kejadian ini karena barang-barang tersebut sangat dibutuhkan untuk kegiatan belajar mengajar," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.