Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imlek Festival 2026 Bareng Ramadan, Merayakan Tahun Baru dengan Serukan Keberagaman

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 18:52 WIB | Oleh:
Imlek Festival 2026 Bareng Ramadan, Merayakan Tahun Baru dengan Serukan Keberagaman Doc: ANTARA/Fitra Ashari
Ket. Ketua Umum Panitia Imlek Nasional, Irene Umar dalam konferensi pers Harmoni Imlek Nusantara di Jakarta, Rabu (28/1).

JAKARTA - Ketua Umum Panitia Imlek Festival Irene Umar mengatakan rangkaian acara Imlek Festival 2026 akan disesuaikan dengan kondisi Ramadan termasuk puncak perayaannya yang diselenggarakan dengan adanya kegiatan buka puasa bersama.

“Untuk acaranya itu kan puncaknya tanggal 28 Februari, akan dimulai dari buka puasa, kemudian tarawih juga masuk ke dalam rangkaian tersebut supaya teman-teman ya jangan menggunakan alasan Imlek jadi melewatkan salat tarawih,” kata Irene dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (28/1).

Irene mengatakan, gelaran acara Imlek Festival akan berlangsung pada 17 Februari hingga 3 Maret 2026, yang juga akan menampilkan bazar mulai tanggal 22 Februari dengan beragam booth UMKM makanan dan non makanan.

Untuk menyesuaikan jadwal Ramadhan, bazar akan mulai di buka menjelang berbuka puasa, agar bisa menjadi pilihan masyarakat untuk mencari makanan khas imlek di bazar. Selain itu, jamaah Muslim juga diajak melaksanakan ibadah shalat tarawih bersama di Masjid Istiqlal, setelah itu bisa melanjutkan beraktivitas dan menikmati festival di Lapangan Banteng.

Ia mengatakan perayaan imlek kali ini cukup spesial karena Indonesia menjadi negara yang sangat inklusif dimana perayaan dua agama diselenggarakan di waktu yang berdekatan.

Dalam perayaan imlek dan Ramadhan juga memiliki kebiasaan yang hampir sama yakni berdoa, bersilaturahmi ke rumah sanak saudara, makan makanan khas hari raya dan beramal atau berzakat. Irene mengatakan salah satu akulturasi budaya di bidang kuliner akan dihadirkan perpaduan ketupat khas lebaran dengan makanan Cap Gomeh yakni Ketupat Cap Gomeh.

“Harmoni Imlek Nusantara ini dikemas sebagai festival tahun baru yang merayakan keberagaman. Balik lagi ke Bhinneka Tunggal Ika itu melalui akulturasi,” katanya.

Festival Imlek 2026 juga menyuarakan budaya dalam empat pilar yaitu budaya sebagai jembatan akulturasi budaya Tionghoa dan Nusantara, inklusiftas, ruang publik untuk semua, dan budaya yang bergabung dengan kreativitas. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.