MBG Tetap Hadir di SDN 1 Tualang Cut Aceh di Tengah Pemulihan Bencana
📅 Senin, 26 Jan 2026, 16:08 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Harianto
Aceh Tamiang, Aceh -- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 1 Tualang Cut, Aceh Tamiang, Eva Yanti mengaku senang suplai Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap hadir di sekolah meski situasi pascabanjir masih membatasi aktivitas belajar mengajar.
"Ya senang, karena kan anak-anak pun sudah aktif (masuk sekolah), anak-anak memang mengharapkan kalau MBG itu ada," kata Eva ditemui ANTARA di sekolah dasar tersebut di Aceh Tamiang, Senin.
Menurut Eva, kehadiran MBG sangat dinantikan siswa karena program tersebut telah menjadi rutinitas penting, bahkan ketika anak-anak tidak masuk sekolah, mereka tetap menanyakan apakah MBG datang.
Eva menjelaskan saat sekolah sempat tidak beroperasi akibat banjir, distribusi MBG tetap berjalan dan makanan dialihkan untuk membantu masyarakat kampung yang terdampak bencana.
Makanan MBG yang datang ke sekolah kemudian dibagikan langsung ke warga sekitar yang terdampak banjir, sebagai bentuk kepedulian agar bantuan tetap bermanfaat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Program MBG di SDN 1 Tualang Cut dilaksanakan satu kali sehari pada pagi hari, kemudian tempat makanan ditarik kembali untuk didistribusikan lagi keesokan harinya.
Eva menyebutkan setiap kali MBG datang, makanan selalu habis karena disesuaikan dengan kebutuhan 324 siswa di sekolah itu.
Lebih lanjut ia menuturkan sejak sekolah kembali aktif pada 5 Januari 2026 MBG langsung berjalan normal, maka distribusi makanan dihentikan sementara.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tanggal 5 (Januari 2026) itu sudah aktif MBG-nya, kecuali tanggal merah mereka nggak datang. Cuma kemarin waktu nggak ada siswa MBG-nya nggak (sesuai) jumlah siswa. Kami minta sesuai dengan ada orang, kami kasih ke belakang (warga terdampak bencana)," ucap Eva.
Sementara itu siswa di sekolah itu tampak ceria menerima makanan Program MBG saat masa pemulihan pascabanjir masih berlangsung di Aceh Tamiang.
Sinta salah satu siswi kelas V sekolah itu mengaku senang memperoleh makanan bergizi di sekolah, karena rasanya enak serta membuatnya bersemangat mengikuti kegiatan belajar bersama teman-temannya setelah lama terhenti akibat bencana banjir yang melanda wilayah setempat.
Adapun menu makanan yang diterima Sinta terdiri dari nasi, ayam, tahu, timun, sambal, serta buah semangka sebagai pelengkap, yang menurutnya selalu berganti sehingga tidak menimbulkan rasa bosan bagi para siswa sekolah.
"Senang ada MBG, rasanya enak. Ada ayam, nasi, tahu, timun sama ini sambal," kata Sinta sembari memperlihatkan menu MBG yang sedang dimakan.
Program MBG di sekolah tersebut tetap berjalan selama masa pemulihan, memberikan asupan gizi bagi siswa agar kesehatan dan semangat belajar mereka tetap terjaga di tengah kondisi pascabanjir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!