Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dapur Umum Longsor Cisarua Produksi 4.500 Paket Makanan Per Hari

📅 Senin, 26 Jan 2026, 10:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dapur Umum Longsor Cisarua Produksi 4.500 Paket Makanan Per Hari Doc: ANTARA
Ket. Tagana bersama Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat menyiapkan makanan di dapur umum lapangan di SDN 1 Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi korban longsor, Senin (26/1/2026).

JAKARTA – Dapur umum lapangan yang didirikan Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kementerian Sosial memproduksi sekitar 4.500 paket makanan per hari untuk memenuhi kebutuhan pengungsi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Jakarta, Senin (26/1), mengatakan bahwa dapur umum yang berlokasi di SDN 1 Pasirlangu tersebut melayani kebutuhan konsumsi pengungsi sebanyak tiga kali makan setiap hari selama masa tanggap darurat.

"Kementerian Sosial menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi serta mendukung proses pencarian dan penanganan korban bersama pemerintah daerah dan unsur terkait," kata dia.

Kementerian Sosial mengkonfirmasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu terjadi pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 02.00 WIB setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Cisarua. Kondisi tanah yang jenuh air di kawasan lereng curam menyebabkan pergerakan tanah yang menimpa permukiman warga.

Data sementara hingga Minggu (25/1) malam mencatat sebanyak 498 jiwa mengungsi dan ditampung di aula Kantor Desa Pasirlangu.

Selain itu, tercatat 34 kepala keluarga atau 113 jiwa terdampak langsung, dengan sekitar 30 unit rumah warga di Kampung Pasirkuning dan sekitarnya mengalami kerusakan.

Bantuan yang juga disalurkan Kementerian Sosial meliputi tenda serbaguna, tenda keluarga, kasur, selimut, makanan siap saji, lauk pauk siap saji, makanan anak, family kit, kids ware, serta paket sandang anak dan dewasa.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana melalui Surat Keputusan Nomor 100.3.3.2/Kep.25-BPBD/2026 yang berlaku mulai 24 Januari hingga 6 Februari 2026.

Sementara itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI-Polri, Dinas Sosial, Tagana, dan unsur terkait lainnya masih melanjutkan pencarian korban hilang serta penanganan dampak bencana di lokasi kejadian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.