Cuaca Ekstrem Mengintai, DPR Ingatkan Warga Waspada Banjir dan Longsor
Senin, 26 Jan 2026, 16:19 WIBJAKARTA -Â Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologis di tengah cuaca ekstrem yang diprakirakan masih berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia.
"Cuaca ekstrem masih mengintai. Kami menghimbau masyarakat, terutama yang tinggal di lereng perbukitan dan bantaran sungai, untuk lebih peka terhadap tanda-tanda alam," kata Huda dikutip di Jakarta, Senin.
Ia kemudian mengingatkan apabila hujan turun dengan intensitas tinggi dan durasi lama, masyarakat perlu segera melakukan langkah preventif seperti menghindari daerah perbukitan.
"Segera lakukan langkah preventif guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata dia.
Sebelumnya, Huda pun telah menyampaikan bahwa bencana hidrometeorologis yang terjadi, mulai dari Sumatera bagian utara hingga kini di Bandung Barat, harus menjadi alarm keras bagi semua pihak. Menurutnya, kesiapsiagaan harus ditingkatkan mulai dari tingkat pemerintah pusat hingga satuan terkecil di tingkat desa.
"Musibah beruntun ini menjadi keprihatinan kita bersama. Situasi ini mengharuskan semua level pemerintahan, hingga ke level desa untuk selalu waspada. Koordinasi antarlini harus diperketat agar peringatan dini dari BMKG bisa tersampaikan dengan cepat ke masyarakat," kata dia.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun telah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diprakirakan masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga Kamis (29/1).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa secara umum kondisi cuaca di Indonesia saat ini didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
Sebagaimana hasil analisis cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan dalam periode tersebut potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang terjadi di wilayah Aceh, Bengkulu, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi, Maluku Utara, Papua Tengah, dan Papua.
Selain itu, kata Abdul, hujan lebat yang dapat disertai angin kencang diprakirakan berpotensi terjadi di wilayah Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan.
- hujan lebat
- cuaca ekstrem
- bencana hidrometeorologi
- peringatan cuaca
- banjir longsor
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Dinamika Atmosfer yang Aktif Memicu Hujan Lebat di NTB
-
Imigrasi Minta Pemberian Bebas Visa Kunjungan Dievaluasi
-
Pemkab Kerinci Perkuat Petani Kayu Manis, Bibit Berkualitas dan Pasar Ekspor Diperluas
-
Gempa Kuat M7,8 di Filipina Tewaskan Satu Orang, Picu Peringatan Tsunami
-
Dua Bencana Mengintai Indonesia Sekaligus, BNPB Rilis Warning Keras Kesiapsiagaan di Wilayah Ini
-
Budidaya Labu Madu Dorong Ketahanan Pangan Desa
-
Menkum Berharap Forum Komunikasi Kebijakan Fokus pada Perbaikan Layanan Publik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.