Empat Jembatan Darurat Tuntas, Brimob Polda Sumbar Lancarkan Aktivitas Warga
📅 Sabtu, 24 Jan 2026, 14:48 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat merampungkan pembangunan empat unit jembatan darurat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dalam memperlancar aktifitas warga sekitarnya.
Empat jembatan darurat dari kayu yang dipasang di Sungai Batang Nanggang Kecamatan Palembayan sudah selesai dibangun 100 persen oleh 30 personel dan dibantu masyarakat setempat satu Minggu lalu.
Pembangunan jembatan tersebut membutuhkan waktu selama satu bulan dan pembangunan secara bertahap. Untuk satu jembatan dengan waktu satu Minggu dan paling lama 10 hari.
Jembatan itu sudah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membawa hasil pertanian berupa padi dan akses anak pergi sekolah.
"Empat jembatan telah selesai kita bangun 100 persen di Koto Alam dua unit dan Kampung Tangah Timur dan Kampung Tangah Barat dua unit," kata Kepala Sub Satuan Tugas Tanggap Darurat Sat Brimob Polda Sumbar Kompol Dasrinal di Lubuk Basung, Sabtu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan, jembatan itu menghubungkan Padang Gadiah menuju Padang Landua, Jorong Kampung Tangah Timur, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan.
Setelah itu menghubungkan Jorong Koto Alam menuju Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan.
"Dua jembatan bisa dilalui kendaraan roda empat dan ini merupakan urat nadi ekonomi masyarakat setempat. Sementara dua unit lainnya hanya bisa dilalui kendaraan roda dua," katanya.
Sebelumnya, jembatan penghubung antar kampung tersebut habis dibawa arus banjir bandang melanda Palembayan pada 27 November 2025.
Rencananya Sat Brimob Polda Sumbar bakal membangun jembatan bailey di Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan.
Saat ini, tambahnya, material jembatan dalam perjalanan menuju Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan.
"Apabila sampai langsung dikerjakan dan mudah-mudahan jembatan ini sudah bisa digunakan pada awal Februari 2026," katanya.
Salah seorang warga Koto Alam Fahmi Agusra mengucapkan terima kasih kepada relawan Polri yang telah membangun jembatan darurat, sehingga masyarakat sudah bisa menggunakan jembatan untuk membawa hasil pertanian, anak sekolah dan kebutuhan sehari-hari.
"Selama ini kita memakai jembatan dari bambu dan pohon pinang yang kondisi tidak memadai. Alhamdulillah jembatan yang telah dibangun dengan kondisi kokoh dan aman untuk dilalui kendaraan roda dua," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!