Jalan Ceger Raya Tangsel Banjir Setinggi 65 Cm Bikin Arus Bintaro-Pondok Aren Lumpuh

Jumat, 23 Jan 2026, 17:40 WIB

JAKARTA - Hujan deras yang mengguyur kawasan Tangerang Raya sejak dini hari memicu banjir cukup parah di Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, dengan ketinggian air mencapai sekitar 60 hingga 75 sentimeter. Kondisi ini membuat jalur utama penghubung Bintaro dan wilayah sekitarnya lumpuh total karena tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Genangan air yang tinggi menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan memaksa banyak pengendara menghentikan perjalanan di tengah jalan. Beberapa kendaraan sempat mencoba menerobos banjir, namun mesin bergetar dan akhirnya terpaksa menepi karena khawatir mengalami kerusakan serius.

Ket. Foto: Hujan deras yang mengguyur kawasan Tangerang Raya sejak dini hari memicu banjir cukup parah di Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, dengan ketinggian air mencapai sekitar 60 hingga 75 sentimeter. — Sumber: Koran Jakarta/Ichsan Satria

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Selatan, hingga Jumat pagi masih tercatat lima titik banjir yang belum sepenuhnya surut. Dari lima titik tersebut, ketinggian air dilaporkan berkisar hingga 65 sentimeter dan tersebar di wilayah Kecamatan Pondok Aren serta Ciputat.

"Dari total 15 titik banjir sebelumnya, sekarang tersisa lima titik yang masih tergenang hingga pagi ini dan semuanya berada di wilayah Pondok Aren serta Ciputat," ujar Penata Pelayanan Operasional Danton BPBD Tangsel, Dian Wiryawan.

Ia menjelaskan bahwa sebagian titik lainnya sudah mulai surut seiring menurunnya intensitas hujan.

Selain Jalan Ceger Raya, banjir juga masih merendam Kampung Empang Sari di Ciputat dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter. Sementara itu, kawasan Kavling Bulak di Pondok Kacang Timur terpantau tergenang hingga 20 sentimeter dan masih menghambat mobilitas warga setempat.

Genangan juga dilaporkan terjadi di Jalan Raya Ceger Jurangmangu Barat dengan ketinggian sekitar 35 sentimeter. Di Perumahan PKP Pondok Kacang Timur, air masih menggenangi jalan lingkungan sehingga aktivitas keluar masuk perumahan berjalan terbatas.

Kondisi banjir di sejumlah ruas jalan utama dan kawasan permukiman membuat aktivitas masyarakat Tangsel terganggu sejak pagi hari. Warga memilih menunda perjalanan, sementara sebagian pekerja dan pelaku usaha harus menyesuaikan jadwal operasional akibat akses yang terputus.

BPBD Tangsel terus melakukan pemantauan di titik-titik genangan yang tersisa untuk memastikan kondisi tidak semakin meluas. Upaya pendataan dan pengawasan dilakukan secara berkala guna mempercepat penanganan dan meminimalkan dampak lanjutan dari banjir di wilayah tersebut.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.