Peresmian Penataan Lanskap Situs Candi Plaosan Klaten
📅 Rabu, 21 Jan 2026, 23:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Klaten - Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon meresmikan pengembangan atau penataan lanskap Situs Candi Plaosan di Prambanan, Kabupaten Klaten Jawa Tengah, Rabu malam.
Peresmian ini merupakan tahap pertama pengembangan kawasan Candi Plaosan perupa pembangunan pintu masuk kawasan Candi Plasosan (Entrance) dan pembangunan serta penataan area parkir kendaraan pengunjung.
Fadli Zon mengatakan penataan kawasan situs Candi Plaosan ini merupakan upaya pemerintah untuk melestarikan peninggalan sejarah budaya serta menjadikan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata yang dapat menarik minat wisatawan.
Fadli Zon juga mendorong pemugaran cagar budaya terutama candi dapat memanfaatkan teknologi terbaru yang dapat mempercepat proses pemugaran.
"Seperti pemugaran perwara Candi Pramanan, satu perwara (candi pendamping) membutuhkan waktu 11 bulan, sedangkan di Candi Prambanan terdapat ratusan perwara, bisa-bisa untuk memugar seluruh perwara Candi Prambanan membutuhkan waktu lebih dari lima puluh tahun," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Museum dan Cagar Budaya MCB atau "Indonesian Heritage Agency" (IHA) Kementerian Kebudayaan Indira Esti Nurjadin mengatakan pengembangan dan pemanfaatan Candi Plaosan dilaksanakan MCB dengan sistem manajemen Badan Layanan Umum (BLU MCB).
"Sistem pengelolaan keuangan berbentuk badan layanan umum ini diharapkan dapat mewujudkan MCB yang mandiri secara finansial, sehingga pembiayaan pelestarian museum dan cagar budaya tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)," katanya.
Menurut dia, MCB pada 2025 memulai pengembangan Candi Plaosan melalui penataan lanskap sebagai upaya untuk meningkatkan layanan publik, sehingga dapat mewujudkan visi dan misi MCB.
"Pengembangan Candi Plaosan ini berpijak pada branding 'Harmony in Diversity' dengan pesan-pesan yang luar biasa dari Candi Plaosan," katanya.
Ia mengatakan, pesan-pesan tersebut meliputi harmonis dalam kemajemukan berdasarkan dharma, kebijaksanaan, dan cinta, pengetahuan, teknologi dan kearifan mengolah lingkungan,.etos kerja dan keselarasan jiwa.
"Upaya pengembangan ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi pemanfaatan Candi Plaosan berdasarkan narasi dan "branding" yang telah disusun oleh Museum dan Cagar Budaya, berupa layanan kepada masyarakat," katanya.
Pengembangan Candi Plaosan untuk mendukung potensi pemanfaatan tersebut, di antaranya dilakukan dengan penataan lanskap berupa, area inti Candi Plaosan (Mandapa), penataan area Religius (Yoga dan Meditasi), penataan area "Relax and Selfie", penataan Entrance Area (Pintu Masuk) Candi Plaosan.
Kemudian penataan area publik sebagai tempat "gala dinner", "wedding", "event" dan penataan pinggiran sungai.
"Kemudian penataan area parkir mobil dan sepeda motor penataan area parkir bus, penataan Kantor "Werkeet", dan penataan pintu keluar (Exit)," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!