Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pedagang Pasar Krai Lumajang Direlokasi Sementara Usai Bangunan Ambruk

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 09:25 WIB | Oleh:
Pedagang Pasar Krai Lumajang Direlokasi Sementara Usai Bangunan Ambruk Doc: Istimewa
Ket. Pascakejadian tersebut, Pemkab Lumajang akan mengevaluasi seluruh infrastruktur pasar demi menjamin keamanan pedagang dan pengunjung.

LUMAJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang merelokasi sementara para pedagang usai bangunan lapak di Pasar Krai, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, roboh hingga menyebabkan tiga orang terluka dan dirawat di rumah sakit setempat.

"Untuk melindungi pedagang Pasar Krai di Kecamatan Yosowilangun, kami menyiapkan relokasi sementara agar aktivitas jual beli tetap berjalan dan para pedagang tidak kehilangan sumber penghidupan," kata Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma dalam keterangannya di kabupaten setempat, Rabu (21/1).

Dikutip dari Antara, menurut dia, relokasi bukan sekadar solusi darurat, tetapi wujud kehadiran pemerintah dalam menjaga keberlanjutan ekonomi rakyat kecil.

"Untuk sementara, para pedagang yang terdampak akan kami relokasikan agar tetap bisa berjualan. Kami tidak ingin roda ekonomi mereka terhenti hanya karena musibah itu," tuturnya.

Ia mengatakan relokasi direncanakan memanfaatkan bangunan pasar di bagian tengah Pasar Krai yang dibangun pada tahun 2019 dan selama ini bangunan tersebut digunakan oleh pedagang sayur, namun aktivitasnya relatif sepi karena Pasar Krai merupakan pasar mingguan.

"Di Pasar Krai lebih banyak pedagang baju, alat pertanian, dan hewan ternak. Pedagang sayur tidak terlalu banyak, sehingga lokasi itu bisa dimanfaatkan sementara untuk menampung pedagang yang terdampak," katanya.

Yudha menjelaskan keberlanjutan aktivitas perdagangan menjadi prioritas utama Pemkab Lumajang dalam menangani insiden itu dan menekankan bahwa negara harus hadir tidak hanya saat krisis, tetapi juga dalam memastikan masyarakat tetap dapat bekerja dan memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Yang terpenting, para pedagang tetap bisa mencari nafkah. Pemerintah harus memastikan mereka tidak semakin terpuruk akibat musibah yang tidak mereka kehendaki," ujarnya.

Pemkab Lumajang juga akan melakukan pendataan terhadap pedagang terdampak serta menyiapkan langkah lanjutan agar mereka dapat berjualan dengan aman dan layak, sehingga upaya itu sekaligus menjadi bagian dari penguatan perlindungan sosial dan ekonomi bagi pelaku usaha kecil di pasar rakyat.

"Pemkab Lumajang berharap denyut ekonomi Pasar Krai tetap hidup, kepercayaan pedagang terhadap pemerintah terjaga, dan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap aktivitas perdagangan di wilayahnya," katanya.

Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan dan keberlangsungan ekonomi rakyat kecil akan terus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan penanganan pasca-bencana.

Pascakejadian tersebut, lanjut dia, Pemkab Lumajang akan mengevaluasi seluruh infrastruktur pasar demi menjamin keamanan pedagang dan pengunjung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.