Australia Open: Sabalenka Buka Peluang Duel Panas Lawan Raducanu di Babak Ketiga
📅 Rabu, 21 Jan 2026, 09:44 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MELBOURNE, AUSTRALIA — Unggulan teratas Aryna Sabalenka membuka peluang terjadinya laga menarik melawan Emma Raducanu di babak ketiga Australia Open setelah meraih kemenangan dua set langsung atas petenis kualifikasi asal Tiongkok, Bai Zhuoxuan, Kamis (21/1).
Petenis nomor satu dunia itu tampil dominan di Rod Laver Arena dengan menundukkan Bai 6-3, 6-1. Bahkan, Sabalenka sempat mengancam menyelesaikan pertandingan dengan cara yang lebih cepat sebelum lawannya mulai menemukan ritme permainan.
Raducanu, juara US Open 2021 asal Inggris, dijadwalkan menghadapi Anastasia Potapova, petenis kelahiran Russia yang kini membela Austria, pada laga lain di Melbourne Park. Jika Raducanu melangkah mulus, Sabalenka sudah menanti dengan status favorit.
Sabalenka memang difavoritkan meraih gelar Australia Open ketiganya dalam empat tahun terakhir. Pada edisi tahun lalu, petenis Belarusia berusia 27 tahun itu harus puas menjadi runner-up setelah kalah di final dari Madison Keys.
“Lawan yang tricky,” ujar Sabalenka seusai pertandingan. “Saya sangat senang bisa menutup set pertama. Itu memberi saya kepercayaan diri bahwa permainan dan fokus saya sudah ada di level yang tepat. Langkah demi langkah. Saya puas dengan kemenangan ini, meski selalu ada ruang untuk berkembang.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejak awal pertandingan, Sabalenka langsung menunjukkan perbedaan kelas. Ia memenangi sembilan poin pertama secara beruntun untuk unggul 2-0, sebelum melesat menjadi 3-0 hanya dalam delapan menit. Keunggulan itu terus melebar hingga 5-0, seolah Sabalenka ingin menuntaskan laga secepat mungkin.
Namun Bai, petenis berusia 23 tahun yang tengah menjalani pertandingan terbesar dalam kariernya, perlahan mengatasi ketegangan. Ia akhirnya mampu menahan servis sendiri, lalu mengejutkan publik dengan mematahkan servis Sabalenka untuk memperkecil kedudukan menjadi 5-2, sebelum kembali bertahan hingga 5-3.
Sejumlah peluang set point yang terbuang sempat membuat Sabalenka terlihat frustrasi. Ia baru menutup set pertama setelah 39 menit, memanfaatkan kesempatan ketujuhnya, disertai luapan emosi dengan membanting bola ke lapangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Memasuki set kedua, permainan Sabalenka kembali stabil. Kekuatan pukulan dan konsistensinya menjadi pembeda utama, hingga akhirnya ia mengunci kemenangan dalam waktu 72 menit dan melangkah mantap ke babak berikutnya, sambil menunggu kemungkinan bentrokan dengan Raducanu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!