Teleskop Luar Angkasa Roman, Mesin Pencari Eksoplanet
📅 Senin, 19 Jan 2026, 06:40 WIB | Oleh: Haryo BronoRoman dibekali dua instrumen utama yang akan menentukan arah misinya selama lima tahun pertama. Meski diperkirakan beroperasi lebih lama, para peneliti saat ini baru merancang program ilmiahnya untuk periode tersebut.
Instrumen pertama adalah Wide Field Instrument (WFI), kamera beresolusi 288 megapiksel yang dipasang pada cermin berdiameter 7,9 kaki (2,4 meter). Instrumen ini mampu menangkap citra definisi tinggi dari tata surya luar, batas alam semesta yang dapat diamati, serta berbagai objek di antaranya dalam spektrum inframerah yang terlalu redup untuk ditangkap mata manusia.
Salah satu target utama Roman adalah menyusun peta pusat Bima Sakti paling rinci yang pernah dibuat melalui Survei Bidang Galaksi. Program ini akan menyita sedikitnya 25 persen dari total waktu pengamatan Roman.
Selain itu, teleskop ini juga akan menyisir alam semesta yang lebih luas untuk mengamati gugusan galaksi jauh dan “ruang hampa kosmik” raksasa, yang berpotensi mengungkap identitas materi gelap dan energi gelap, sebagaimana diumumkan NASA.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, senjata rahasia Roman terletak pada Instrumen Koronografnya. Perangkat ini dirancang untuk memblokir cahaya bintang yang menyilaukan, sehingga memungkinkan WFI memotret planet ekstrasurya di sekitarnya objek yang biasanya tersembunyi di balik cahaya bintang induknya.
Kapan Diluncurkan?
Selama bertahun-tahun, jadwal peluncuran Roman ditetapkan pada Mei 2027, dengan sejumlah pihak memprediksi kemungkinan penundaan, sebagaimana kerap terjadi pada misi-misi besar NASA sebelumnya. Sebagai perbandingan, JWST awalnya direncanakan meluncur pada 2014, menurut Planetary Society.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, awal tahun lalu muncul spekulasi bahwa Roman bukan hanya akan memenuhi tenggat waktu, tetapi bahkan berpeluang diluncurkan lebih awal. Pada 5 Januari, dalam pertemuan ke-247 American Astronomical Society di Phoenix, Arizona, para ilmuwan proyek mengonfirmasi kabar tersebut. Mereka mengungkapkan bahwa tanggal peluncuran paling awal yang memungkinkan saat ini adalah 28 September, sebagaimana dilaporkan Space News. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!