Iran Peringatkan Serangan terhadap Khamenei akan Dianggap sebagai Deklarasi Perang
📅 Senin, 19 Jan 2026, 05:58 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S“Saya memohon kepada komunitas internasional untuk memperhatikan kondisi penahanannya. Saya juga memohon kepada para politisi Eropa untuk mensponsori kasusnya guna menuntut bantuan medis bagi Erfan. Saya juga sangat prihatin terhadap ribuan demonstran lainnya yang ditahan.”
Sedikitnya 5.000 orang tewas dalam protes di Iran, termasuk sekitar 500 personel keamanan, kata seorang pejabat Iran di wilayah tersebut pada hari Minggu, mengutip angka yang telah diverifikasi dan menuduh "teroris dan perusuh bersenjata" membunuh "warga Iran yang tidak bersalah".
Dalam pidatonya pada hari Kamis, Khamenei mengakui untuk pertama kalinya bahwa ribuan orang telah tewas, "beberapa di antaranya dengan cara yang tidak manusiawi dan biadab". Ia menyalahkan AS atas jumlah korban jiwa, mengecam Trump, yang ia sebut sebagai "kriminal" karena dukungannya terhadap demonstrasi, dan menyerukan hukuman berat bagi para demonstran.
Pada hari Minggu, para pemantau mengatakan bahwa akses internet di Iran telah dipulihkan sebagian. “Data lalu lintas menunjukkan kembalinya akses yang signifikan ke beberapa layanan daring termasuk Google, yang menunjukkan bahwa akses yang sebelumnya disaring dengan ketat telah diaktifkan, menguatkan laporan pengguna tentang pemulihan sebagian,” kata Netblocks dalam sebuah unggahan di media sosial.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seorang pejabat Iran yang menolak disebutkan namanya karena sensitivitas masalah tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa beberapa bentrokan terberat dan jumlah kematian tertinggi terjadi di wilayah Kurdi Iran di barat laut negara itu. Kelompok separatis Kurdi telah aktif di sana dan peningkatan kekerasan termasuk yang paling brutal dalam periode kerusuhan baru-baru ini.
Kantor berita Aktivis Hak Asasi Manusia mengatakan 24.348 demonstran telah ditangkap dalam penindakan tersebut.
Tidak ada protes yang dilaporkan selama beberapa hari di Iran, di mana jalanan kembali tenang namun mencekam. Sebaliknya, beberapa warga Iran meneriakkan slogan-slogan anti-Khamenei dari jendela rumah mereka pada Sabtu malam, teriakan tersebut bergema di sekitar lingkungan di Teheran, Shiraz, dan Isfahan, menurut saksi mata.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!