Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Hari Ini Melompat ke Level Tertinggi, Isyarat BI Jadi Bahan Bakar

📅 Senin, 19 Jan 2026, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Melompat ke Level Tertinggi, Isyarat BI Jadi Bahan Bakar Doc: ANTARA/ Dhemas Reviyanto
Ket. Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham atau IHSG di Bursa Efek Indonsia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak level tertinggi didorong meningkatnya ekspektasi pasar bahwa Bank Indonesia akan menahan suku bunga acuannya.

Sikap moneter yang diperkirakan tetap stabil memberi ruang bagi investor untuk kembali masuk ke pasar saham, terutama pada sektor-sektor sensitif terhadap suku bunga.

Sentimen ini memperkuat optimisme pasar, meski pelaku tetap mencermati risiko global yang masih berpotensi memicu volatilitas.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/1) sore, ditutup menguat 58,46 atau 0,64 persen ke posisi 9.133,87 atau mencetak level tertinggi baru atau All Time High (ATH) seiring dengan ekspektasi pelaku pasar bahwa Bank Indonesia (BI) akan menahan tingkat suku bunga acuannya.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,69 poin atau 0,41 persen ke posisi 893,12.

“IHSG menguat di tengah meningkatnya ekspektasi suku bunga yang tidak berubah untuk melindungi nilai Rupiah, dimana saat ini Rupiah kembali mengalami pelemahan menjadi sekitar Rp16.935,” ujar Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta.

Dari dalam negeri, pelaku pasar tengah menantikan Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Selasa (20/1) dan Rabu (21/1), yang diperkirakan mempertahankan BI-Rate tetap di level 4,75 persen seiring kurs Rupiah yang masih melemah.

Selain itu, pelaku pasar akan mencermati rilis data pertumbuhan kredit bulan Desember 2025, yang diperkirakan melambat menjadi 7,6 persen year on year (yoy) dari sebesar 7,74 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.

Dari kawasan Asia, bursa Asia bergerak variatif di tengah kebingungan pelaku pasar menanggapi langkah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang ingin menguasai Greenland dan mengancam akan memberlakukan tarif baru terhadap delapan negara Eropa yang kontra dengan keputusannya tersebut.

Sementara itu, China melaporkan data Gross Domestic Product (GDP) yang menurun menjadi 4,5 persen pada kuartal IV-2025, dari sebelumnya sebesar 4,8 persen. Meskipun demikian, GDP China pada 2025 berhasil mencapai target pertumbuhan yaitu 5 persen (yoy).

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 1,23 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor barang konsumen primer yang naik masing-masing sebesar 0,77 persen dan 0,58 persen.

Sedangkan, lima sektor melemah yaitu sektor kesehatan turun paling dalam sebesar 1,02 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor barang baku yang turun masing-masing sebesar 0,94 persen dan 0,76 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ESTI, ZATA, BELL, INOV, dan ASHA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KIOS, TALF, CTBN, ELTY, dan BTEK.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.