Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantuan, Niat Baik, dan Godaan di Balik Anggaran

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 01:00 WIB | Oleh:

Garis batas itulah yang kerap dilanggar. Bantuan yang terlalu sering, terlalu mudah, dan terlalu sarat proyek, tanpa pengawasan moral yang ketat, justru menciptakan dua luka, sekaligus.

Di satu sisi, warga dibiasakan untuk terus menengadah. Di sisi lain, aparat tergoda untuk terus meraup. Dua mental buruk tumbuh beriringan, saling menguatkan dalam senyap.

Jika bantuan ingin kembali pada makna sejatinya, maka yang perlu dibenahi bukan hanya skema dan anggaran, tetapi cara pandang.

Bantuan harus ditempatkan sebagai jalan pemulihan martabat, bukan sekadar pemenuhan kebutuhan sesaat. Dan aparatur yang mengelolanya perlu diingatkan, bahwa setiap rupiah yang diselewengkan bukan hanya pelanggaran hukum, melainkan pengkhianatan terhadap manusia yang sedang berada di titik terendah hidupnya.

Sebab ukuran keberhasilan bantuan bukan berapa banyak paket yang dibagikan, melainkan apakah ia membuat warga kembali berdiri tegak.

Tanpa itu, bantuan hanya akan menjadi ritual musiman yang sibuk di permukaan, namun diam-diam mengikis martabat, dan meninggalkan luka yang jauh lebih dalam daripada yang terlihat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.