Pemprov Sulsel Kerahkan Tim Gabungan Cari Pesawat Hilang Kontak
📅 Sabtu, 17 Jan 2026, 19:40 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-Pemprov Sulsel
Makassar -- Pemprov Sulsel bergerak cepat dengan mengerahkan tim gabungan untuk mencari pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di wilayah antara Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman di Makassar, menyampaikan koordinasi lintas instansi telah dilakukan sejak awal untuk mempercepat proses pencarian dan penanganan di lapangan.
Basarnas diterjunkan bersama tiga unit ambulans yang dilengkapi tenaga kesehatan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pangdam, Kapolda serta tim Pemprov Sulsel untuk bergerak cepat. Heli pencarian serta tim darat menuju indikasi lokasi tapi terhambat medan dan cuaca,” ujar Andi Sudirman Sulaiman.
Ia menjelaskan medan pencarian yang sulit serta kondisi cuaca menjadi tantangan utama bagi tim gabungan yang saat ini masih terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan titik keberadaan pesawat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur Sulsel menyampaikan bahwa terdapat laporan penemuan serpihan yang diduga berkaitan dengan pesawat tersebut. Namun demikian, pemerintah daerah meminta semua pihak untuk menunggu hasil resmi dari tim SAR.
“Kami kepada semua warga untuk mendoakan yang terbaik dan bersabar. Ada penemuan serpihan sebagai petunjuk dalam pencarian dari warga, tapi kita tetap menunggu informasi resmi dari tim SAR. Harap semua bersabar,” kata Andi Sudirman.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan akan terus memberikan pembaruan informasi secara resmi kepada masyarakat seiring perkembangan proses pencarian, serta memastikan seluruh upaya penanganan dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan koordinasi terpadu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (3)
14 Apr 2026, 21:07 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas14 Apr 2026, 21:08 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas14 Apr 2026, 21:09 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!