Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Jaksel Sediakan Pompa Stasioner untuk Antisipasi Banjir

📅 Kamis, 15 Jan 2026, 12:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Jaksel Sediakan Pompa Stasioner untuk Antisipasi Banjir Doc: ANTARA
Ket. Kondisi banjir di Jalan NIS, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, saat hujanderas mengguyur Jakarta, Senin (12/1/2026).

JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menyediakan pompa stasioner dan pompa mobile untuk mengantisipasi genangan serta banjir selama musim hujan.

"Kami menyiagakan 39 titik pompa stasioner yang saat ini seluruhnya dalam kondisi baik," kata Kepala Seksi Pengelolaan Sarana Pengendali Banjir, Air Bersih, dan Air Limbah, Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan Herianto di Jakarta, Kamis (15/1).

Selain pompa stasioner, kata dia, disediakan juga 14 unit pompa mobile atau keliling yang dapat bergerak langsung ke titik-titik genangan.

Kemudian, pada 2026, ada tambahan satu unit pompa mobile berkapasitas 500 liter per detik, sehingga total keseluruhan menjadi 15 unit pompa mobile.

Tak hanya pompa stasioner dan pompa mobile, pihaknya juga menyediakan 30 unit pompa portabel atau pompa apung yang sebagian besar sudah disebar ke berbagai kecamatan. Kemudian, terdapat tambahan satu unit mobil Unit Reaksi Cepat (URC) yang membawa pompa apung.

"Sesuai instruksi pimpinan, pompa-pompa mobile atau trailer harus langsung disiagakan di titik-titik rawan genangan. Jadi, pompa trailer tidak boleh hanya tersimpan di gudang, melainkan langsung disebar ke lokasi," ujar Herianto.

Sementara itu, terkait pengoperasian, dia mengatakan seluruh pompa sangat rentan terhadap sampah.Maka dari itu, Sudin SDA Jakarta Selatan mengimbau kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.

"Meskipun sampah dibuang di mana saja, saat banjir, sampah tersebut akan lari ke saluran air. Jika pengaliran airnya mengandalkan pompa, sampah tersebut dapat merusak pompa. Berdasarkan pengalaman kami, kerusakan pompa sering kali disebabkan oleh sampah," tutur Herianto.

Namun terlepas dari kendala tersebut, Pemkot Jakarta Selatan memastikan seluruh pompa di setiap wilayah itu berfungsi dengan baik selama musim hujan untuk mengatasi genangan dan banjir.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,64 triliun untuk pengendalian banjir dan Rp18,25 miliar untuk sistem pengendalian banjir dalam Tahun Anggaran (TA) 2026. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.