Polisi Gunakan Gas Air Mata untuk Hentikan Eskalasi Tawuran di Jaktim
📅 Rabu, 14 Jan 2026, 12:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA – Kepolisian bergerak cepat dengan menggunakan gas air mata sebagai upaya menghentikan eskalasi tawuran yang terjadi di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur (Jaktim) pada Rabu dini hari.
"Dalam proses penanganan, petugas menggunakan gas air mata sebagai langkah terakhir karena situasi sudah membahayakan," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu (14/1).
Penggunaan gas air mata itu, kata dia, untuk mencegah meluasnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Anggota kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pembubaran dan pengamanan. Petugas terpaksa menggunakan gas air mata sebagai langkah terakhir karena situasi dinilai sudah membahayakan.
Menurut Alfian, tindakan tegas namun terukur perlu dilakukan lantaran pelaku tawuran melakukan penyerangan dengan petasan yang diarahkan ke arah petugas.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Para pelaku melakukan penyerangan menggunakan petasan yang diarahkan ke arah anggota. Tindakan ini dilakukan secara terukur dan sesuai prosedur untuk menghentikan eskalasi kekerasan," jelas Alfian.
Selain itu, dia juga menyebutkan penggunaan gas air mata tersebut bertujuan menghentikan eskalasi kekerasan, menjaga keselamatan anggota di lapangan, serta melindungi masyarakat sekitar dari potensi dampak yang lebih luas.
Dia pun memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Kepastian itu diperoleh setelah ia turun langsung ke lapangan dan berinteraksi dengan warga di sekitar lokasi kejadian.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan unsur terkait agar situasi tetap kondusif," ucap Alfian.
Sebelumnya, viral di media sosial Instagram @jakarta.terkini, sebuah video yang memperlihatkan tawuran dua kelompok remaja menggunakan berbagai jenis senjata di ruas Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur.
Ruas jalan tersebut pada Rabu dini hari sempat tidak dapat dilalui kendaraan. Dari video itu, nampak dua kelompok saling serang dengan menggunakan benda tumpul dan petasan.
Tawuran dapat dibubarkan setelah petugas kepolisian tim patroli dari Polres Metro Jakarta Timur tiba di lokasi tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!