Dugaan Keracunan MBG di Grobogan, 803 Orang Jadi Korban
📅 Selasa, 13 Jan 2026, 16:12 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
SEMARANG -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan bergerak cepat menangani dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi (MBG) yang terjadi di Kabupaten Grobogan.
Sekretaris Daerah Jateng Sumarno di Semarang, Selasa, memastikan proses penanganan dan penelusuran penyebab kejadian tersebut dilakukan secara serius dan terkoordinasi.
Ia menjelaskan Dinas Kesehatan Jateng saat ini tengah melakukan "assessment" (penilaian) menyeluruh untuk memastikan sumber dugaan keracunan.
Penilaian meliputi seluruh tahapan penyediaan makanan, mulai dari penyiapan bahan, proses memasak, hingga penyajian kepada para siswa.
"Kami dari Dinas Kesehatan sedang mengasesmen penyebabnya. Mudah-mudahan semua yang masih memerlukan penanganan medis bisa segera pulih dan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Saat ini kami fokus mencari penyebabnya secara detail," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyebutkan bahwa evaluasi juga dilakukan terhadap aspek waktu pengolahan makanan, serta standar higienitas bahan dan proses memasak.
"Ini penting sebagai langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari," katanya.
Koordinasi lintas instansi terus diperkuat karena Badan Gizi Nasional (BGN) turut terlibat langsung bersama Dinas Kesehatan dalam pembahasan dan penanganan kasus tersebut, termasuk terkait evaluasi dan langkah lanjutan sesuai kewenangan masing-masing.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau masalah sanksi dan sebagainya dari BGN ya," katanya.
Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan per Selasa, 13 Januari 2026 pukul 06.00 WIB, jumlah korban terdampak tercatat sebanyak 803 orang.
Dari jumlah tersebut, 688 telah dinyatakan sembuh, sementara 115 orang lainnya masih menjalani perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan dan terus dipantau kondisinya.
Sebelumnya, ratusan orang diduga keracunan menu program MBG yang terjadi mulai Jumat-Sabtu (9-10/1) di sejumlah sekolah dan satuan pendidikan di wilayah Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.
Korban keracunan tersebar di berbagai lokasi, mulai dari SMP, SMK, dan SD negeri di wilayah Ngroto, hingga PAUD Ngroto, SD Glapan, SD Trisari, serta SD Penadaran, Kabupaten Grobogan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!