Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TNI AL Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Selat Berhala, Jambi

📅 Senin, 12 Jan 2026, 08:57 WIB | Oleh:
TNI AL Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Selat Berhala, Jambi Doc: antara foto
Ket. Evakuasi korban kapal tenggelam di Selat Berhala, Jambi.

JAMBI - Personel TNI Angkatan Laut (AL) menyelamatkan korban kecelakaan kapal pompong kayu yang terbalik dan tenggelam karena gelombang tinggi saat berlayar di perairan Selat Berhala, Jambi, pada Jumat (9/1).

Panglima Komando Armada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin (12/1), mengatakan upaya penyelamatan itu dilakukan oleh Binpotmar Nipah Panjang, Lanal Palembang.

Denih menjelaskan peristiwa kecelakaan itu terjadi ketika kapal sedang berlayar menuju perairan Alang 3, dengan posisi kejadian di koordinat 0°55’025” LS – 104°4’425” BT.

"Informasi awal diterima pada pukul 20.19 WIB dari Terminal Petrochina terkait adanya teriakan minta tolong di sekitar Jetty LPG," kata Denih.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel TNI AL bersama tim penyelamatan segera bergerak menuju lokasi menggunakan Crew Boat (CB) MML 01 dan CB BJI pukul 20.30 WIB.

Sambil menerjang ombak besar dan cuaca yang tidak kondusif, tim dari TNI AL berangkat menuju lokasi dan berhasil menemukan korban tenggelam.

"Dari hasil evakuasi, tiga orang nelayan atas nama Sutarno, Sahuri dan Andri berhasil diselamatkan, sementara satu korban atas nama Parwan (68) dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan pemeriksaan medis di Klinik Ship 115," kata Denih.

Denih melanjutkan seluruh penumpang kapal pun dibawa ke fasilitas medis lebih layak untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Upaya ini merupakan bukti komitmen TNI AL melalui Koarmada RI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Melalui langkah cepat, terukur dan mengutamakan keselamatan. TNI Angkatan Laut, khususnya Koarmada RI, berkomitmen untuk terus hadir melindungi masyarakat maritim serta menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran di seluruh wilayah perairan Indonesia," jelas Denih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.