Kota Tangerang Siapkan Respons Cepat Tanggap Darurat Cuaca Ekstrem

Senin, 12 Jan 2026, 12:11 WIB

TANGERANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Herman Suwarman menginstruksikan jajaran di wilayah itu untuk menyiapkan sarana prasarana sebagai respons cepat ketanggapdaduratan terkait cuaca ekstrem, yakni curah hujan yang tinggi sejak pagi.

"Saya sudah perintahkan agar dicek dan dipastikan kesiapan sarana dan prasarananya, seperti pompa, perahu dan lain sebagainya, dan yang utama adalah infrastruktur pengendali banjir, seperti drainase dan turap harus terus dimonitor dan dirawat agar dapat maksimal menahan dan mencegah genangan," kata Sekda Herman di Puspemkot Tangerang, Senin (12/1).

Ket. Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Herman Suwarman saat memberikan arahan terkait penangan banjir. — Sumber: ANTARA

Ia menekankan kepada seluruh jajarannya untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan sebagai upaya antisipasi sekaligus mitigasi terhadap dampak bencana hidrometeorologi berupa curah hujan yang tinggi di periode awal tahun ini.

"Saya minta kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan para ASN agar mengimbau dan mensosialisasikan kepada masyarakat agar dapat senantiasa berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaa terhadap cuaca ekstrem yang kini melanda di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Kota Tangerang, dan ini bukan hanya tugas BPBD ataupun dinas terkait saja, melainkan menjadi tugas kita semua," kata dia.

Kepada masyarakat, Sekda Herman mengimbau agar bisa menjaga dan merawat lingkungan di sekitarnya masing-masing guna meminimalisasi dampak bencana.

"Kepada masyarakat saya imbau agar dapat lebih berhati-hati dalam beraktivitas, terutama saat berkendara, dan tentunya yang tak kalah penting adalah menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, apalagi di saluran-saluran air," kata Herman.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan saat ini petugas sudah diterjunkan dalam membantu masyarakat terdampak banjir seperti wilayah Benda dan lainnya.

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Sachrudin menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi terkait peringatan dini BMKG yang memprediksi curah hujan di penghujung 2025 hingga awal 2026 berada di atas normal akibat anomali iklim global.

Sepanjang tahun ini tren banjir, genangan dan angin kencang, juga mengalami peningkatan signifikan, sehingga Pemkot Tangerang mengambil langkah dengan penetapan status siaga darurat bencana.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.