Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian Haji Fokuskan Pembinaan Petugas Haji Berbasis Profesionalisme

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Mentalnya memang harus mental yang tangguh sebagai pelayan, siap untuk jadi pelayan," kata Dendi.

Salah satu penekanan penting dalam arahan tersebut adalah mengenai komitmen petugas saat puncak haji di Arafah. Kemenhaj memberikan kesempatan bagi petugas yang belum berhaji untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut, namun dengan syarat ketat yaitu tidak boleh menanggalkan atribut petugas.

Petugas diinstruksikan untuk tetap mengenakan seragam dinas saat wukuf di Arafah demi kemudahan identifikasi dan pelayanan jemaah.

Konsekuensinya, petugas akan melanggar larangan ihram (mengenakan pakaian berjahit) dan diwajibkan membayar dam atau denda.

"Silakan yang belum berhaji, tapi kemudian pada saat di Arafah jangan sampai melepaskan seragamnya. Dia  tidak boleh pakai kain ihram (saja). Berarti kan melanggar sunnah, bukan rukun. Nah itu nanti bisa ditebus dengan puasa atau bayar dam," ujar Dendi.

Menurut Dendi, kebijakan tersebut dinilai adil mengingat petugas mendapatkan prioritas berhaji di tengah antrean jamaah reguler yang mencapai 5,4 juta orang.

Setelah penguatan fisik dan mental dasar, pelatihan akan masuk ke minggu kedua yang berfokus pada Tugas dan Fungsi (Tusi) masing-masing bidang.

Pelatihan teknis itu mencakup layanan bandara, akomodasi, katering, kesehatan, hingga layanan media (Media Center Haji).

"Nanti didesain oleh para pelatih, sesuai dengan tugas dan fungsinya. Tugas bandara apa rinciannya, akomodasi hotel apa yang harus disiapkan, sampai katering dan wartawan," kata Dendi.

Dengan pola pelatihan baru yang menekankan pada disiplin, kekompakan (jiwa korsa), dan kompetensi teknis tersebut, Kemenhaj optimistis layanan haji 2026 akan jauh lebih baik dan terorganisir dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Lebih baik kita bercerai-berai dalam kebenaran daripada bersatu padu dalam kejahatan. Tapi lebih baik lagi bersatu padu dalam kebaikan," ujar Dendi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Jeda Internasional Dimanfaatkan PSIM untuk Berbenah Diri

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...

Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027

29 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Pangkas Jarak Bal...

Antikorupsi Diedukasikan kepada para Aparatur Desa Bogor

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Antikorupsi Diedukasikan ke...

Mbappe Terus Tunjukkan Keyakinan Raih Ballon d'Or 2026

49 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Mbappe Terus Tunjukkan Keya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.