Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demi Keselamatan, KSOP Labuan Bajo Larang Kapal Berlayar Malam Hari di Perairan TN Komodo

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 13:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Demi Keselamatan, KSOP Labuan Bajo Larang Kapal Berlayar Malam Hari di Perairan TN Komodo Doc: ANTARA
Ket. Wisatawan sedang mendaki ke puncak Pulau Padar, di kawasan Taman Nasional (TN) Komodo di Manggarai Barat, NTT, Jumat (23/5/2025).

KUPANG - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Provinsi NTT melarang pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo tersebut walaupun pelayaran khusus kawasan wisata sudah dibuka kembali.

Kepala KSOP Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto dihubungi dari Kupang, Jumat (9/1) mengatakan selama beberapa hari terakhir aktivitas pelayaran wisata tidak dapat dilakukan karena informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan adanya gelombang tinggi.

“Namun berkat kerja sama dan komunikasi yang baik dengan BMKG, pada Kamis (8/1) kemarin telah dirilis informasi cuaca yang lebih spesifik untuk wilayah wisata,” katanya.

Berdasarkan data tersebutlah maka pada Jumat (9/1) hari ini kondisi cuaca di daerah pelayaran dinyatakan aman.

Dia menambahkan berdasarkan informasi tersebut maka pelayaran wisata di Labuan Bajo kembali dibuka mulai Sabtu (10/1) besok dengan tetap memperhatikan syarat dan ketentuan sebagaimana tercantum dalam pengumuman resmi KSOP.

KSOP menegaskan larangan tersebut tidak dimaknai sebagai penghentian seluruh aktivitas wisata, melainkan pembatasan pergerakan kapal pada malam hari demi keselamatan pelayaran.

“Yang dimaksud larangan pelayaran malam adalah tidak melakukan pergerakan kapal pada malam hari, terutama di titik-titik berisiko,” ujar dia.

Dia menambahkan wisatawan dapat melakukan perjalanan pada pagi atau siang hari, namun pada malam hari kapal harus berlindung dan menetap sementara.

Sebagai contoh, kapal wisata tidak diperkenankan melintasi jalur tertentu seperti Selat Padar pada malam hari.

Namun demikian, paket wisata seperti tiga hari dua malam tetap dapat dilaksanakan tanpa pergerakan kapal pada malam hari di lokasi-lokasi berisiko tinggi.

KSOP menjelaskan pembukaan kembali pelayaran wisata ini bertujuan untuk membantu pemulihan aktivitas pelaku usaha pariwisata seiring membaiknya kondisi cuaca, sekaligus mendukung proses pencarian korban kecelakaan laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.