Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Kota Makassar Waspadai Cuaca Ekstrem dengan Pengawasan Intensif Wilayah Kepulauan

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 18:05 WIB | Oleh:
BPBD Kota Makassar Waspadai Cuaca Ekstrem dengan Pengawasan Intensif Wilayah Kepulauan Doc: Antara Foto
Ket. Aktivitas pengawasan personil BPBD Makassar di perairan Makassar terhadap cuaca ekstrem.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar meningkatkan pengawasan pada wilayah kepulauan di tengah cuaca ekstrem yang sangat berisiko terhadap aktivitas kelautan.

Kepala BPBD Kota Makassar Fadli Tahar di Makassar, Kamis, menyampaikan bahwa patroli terus dilakukan hingga 24 jam, termasuk menyisir area pinggir pantai dan melakukan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat di laut.

"Kami terus lakukan patroli, ada dua perahu yang kami siapkan untuk menyisir pesisir pantai dan sejumlah pulau di Kota Makassar, termasuk ada empat posko selama 24 jam," ujarnya.



Di tengah cuaca ekstrem yang terjadi, diakui Fadli, kecelakaan dan bencana cukup banyak di area perairan dan laut, untuk itu BPBD Makassar harus merespons cepat dengan kesiapsiagaan sesuai arahan Wali Kota Makassar atas kebutuhan masyarakat.

Kesiapsiagaan ini mencakup peningkatan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, pohon tumbang, serta kejadian darurat di wilayah perairan, yang berisiko meningkat seiring intensitas hujan dan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Sementara persiapan BPBD Makassar seperti peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan, menyiapkan peralatan terbaik, memeriksa dan menyiapkan kembali peralatan yang dibutuhkan sehingga saat kejadian melakukan respons cepat.

Sejauh ini, kata Fadli, telah banyak menerima aduan masyarakat dan segera direspons. Termasuk beberapa kedaruratan di perairan Makassar, seperti nelayan yang terkena petir, perahu nelayan yang mesinnya mati di tengah laut, hingga orang hilang di area sungai.

Maka dari itu, Fadli menegaskan agar masyarakat tidak melakukan wisata laut dan mengurangi aktivitas melaut di tengah cuaca ekstrem saat ini. Terlebih, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan kecepatan angin mencapai 14 knot dengan tinggi gelombang laut mencapai tiga meter.

"Jika harus melakukan aktivitas di laut seperti penyeberangan, harus menyiapkan life jacket sesuai aturan dan memperketat persiapan seperti mengecek kondisi mesin dan kapal. Jika pun tertimpa bencana segera hubungi BPBD melalui Lontara dan tetap mengikuti imbauan pemerintah," urainya.

BPBD Makassar telah menyiagakan tim reaksi cepat (TRC) secara bergilir, memastikan posko dan call center aktif nonstop, serta menempatkan armada dan peralatan SAR dalam kondisi siap operasi.

Koordinasi dengan unsur terkait seperti Basarnas, TNI-Polri, Damkar, dan relawan kebencanaan juga terus diperkuat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.