Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bayi Panda Rio Tumbuh Sehat 40 Hari Setelah Lahir di Taman Safari Indonesia

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 09:10 WIB | Oleh:
Bayi Panda Rio Tumbuh Sehat 40 Hari Setelah Lahir di Taman Safari Indonesia Doc: AP
Ket. Bayi panda raksasa bernama Satrio atau Rio diukur tumbuh kembangnya (kanan) dan dokter hewan Bongot Huaso Mulia, dokter hewan yang memantau perkembangan Rio saat konferensi pers di Cisarua, Bogor, 6 Januari 2026.

CISARUA - Taman Safari Indonesia pada hari Selasa (6/1) merilis video yang menunjukkan perkembangan bayi panda raksasa yang berusia 40 hari.

Bayi panda bernama Satrio Wiratama yang dipanggil "Rio" diperiksa untuk pertama kalinya di luar inkubator saat dokter hewan di Taman Safari Indonesia di Cisarua, Bogor, Jawa Barat mengukur perkembangannya. Video tersebut menunjukkan pertumbuhan Rio dari bayi kecil berwarna merah muda menjadi panda dengan bulu hitam dan putih.

“Anak panda ini berkembang dengan sehat dan tumbuh dengan sangat baik. Berat badannya meningkat 46% selama 30 hari terakhir, sementara panjang tubuhnya meningkat 95%,” kata Bongot Huaso Mulia, dokter hewan yang memantau perkembangan Rio.

Rio lahir pada 27 November 2025 dari Hu Chun, panda betina dewasa berusia 15 tahun, dan Cai Tao, panda jantan. Pasangan panda ini tiba di Indonesia pada tahun 2017 dalam kerja sama konservasi 10 tahun dengan Tiongkok. Mereka tinggal di kandang yang dibangun khusus di taman yang berjarak sekitar 70 kilometer  dari Jakarta.

Kelahiran Rio adalah hasil dari inseminasi buatan keempat, kata Mulia.

“Jadi kami mencoba perkawinan alami empat kali terlebih dahulu, diikuti oleh empat putaran inseminasi buatan. Itu benar-benar tidak mudah,” kata Mulia.

Panda dianggap sebagai maskot tidak resmi Tiongkok dan hewan-hewan tersebut dipinjamkan ke kebun binatang di luar negeri sebagai alat diplomasi lunak Beijing.

Panda raksasa kesulitan berkembang biak dan kelahirannya sangat disambut baik. Terdapat kurang dari 1.900 panda raksasa di satu-satunya habitat liar mereka di provinsi Sichuan, Shaanxi, dan Gansu di Tiongkok.

“Ini adalah momen yang telah kami tunggu-tunggu. Setelah bertahun-tahun bekerja keras, akhirnya kami mendapatkannya. Bayi panda, bergabung dengan keluarga panda global,” kata Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.