Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meski Masih Lama, Jateng Mulai Menyiapkan 349 Bus untuk Mudik

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 19:34 WIB | Oleh:
Meski Masih Lama, Jateng Mulai Menyiapkan 349 Bus untuk Mudik Doc: ist
Ket. menunggu penumpang

SEMARANG – Memang puasa juga belum. Artinya, lebaran masih lama, namun pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menginventarisasi sedikitnya 349 unit bus dan 20 kereta api untuk melayani mudik dan balik rantau Lebaran 2026.

Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno di Semarang, Rabu, mengatakan bahwa program mudik dan balik rantau merupakan agenda rutin tahunan yang terus dievaluasi dari tahun ke tahun. Menurut dia, armada tersebut masih akan terus diperkuat hingga menyamai periode sebelumnya, yakni sebanyak 383 unit bus.

"Untuk sampai saat ini kita masih punya pekerjaan rumah, karena armada yang ada masih di bawah tahun 2025, tapi kita berupaya untuk minimal sama dan syukur-syukur nanti ada tambahan," katanya. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi lanjutan bersama perwakilan kabupaten/kota, BUMN, BUMD, serta unsur dunia usaha tentang persiapan Program Mudik Lebaran Gratis 2026.

Ia menjelaskan bahwa rapat koordinasi itu bertujuan memastikan kesiapan seluruh pihak dalam memfasilitasi masyarakat Jateng agar dapat mudik dan kembali ke perantauan dengan aman dan nyaman. Selain penguatan armada, lanjut dia, masukan juga datang dari paguyuban peserta mudik dan balik rantau terkait penambahan titik pemberangkatan dan tujuan.

Menanggapi hal tersebut, Pemprov Jateng akan melakukan pemetaan berdasarkan sebaran domisili peserta agar titik keberangkatan dapat didekatkan dengan lokasi tempat tinggal masyarakat. 'Dengan titik yang lebih dekat, masyarakat tidak perlu menambah biaya untuk menuju lokasi pemberangkatan. Ini juga bagian dari upaya kita memberikan pelayanan terbaik," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jateng Arief Djatmiko menyampaikan akan melakukan pencermatan ulang untuk menetapkan titik-titik satelit pemberangkatan mudik maupun balik rantau 2026. "Pemetaan ulang sebetulnya telah kita lakukan, utamanya untuk peserta balik rantau gratis," katanya.

Ia mencontohkan pemberangkatan dari Asrama Haji Donohudan di Kabupaten Boyolali memiliki titik satelit di Sragen, Karanganyar, Wonogiri dan Klaten, sementara Terminal Tipe A Mangkang memiliki titik satelit di Jepara dan Blora. Adapun Terminal Tipe A Bulupitu Banyumas dilengkapi titik satelit di Kabupaten Cilacap, Kebumen, Banjarnegara dan Purbalingga.

Program mudik gratis Lebaran rencananya dilakukan pada 16-17 Maret 2026, dengan titik lokasi pemberangkatannya berada di Museum Purna Bhakti Pertiwi Jakarta Timur, PT Dirgantara Indonesia Bandung dan Stasiun Pasar Senen Jakarta.

Adapun untuk rencana pelaksanaan balik rantau gratis dilakukan pada 27-28 Maret 2026. Pendaftaran peserta Mudik Lebaran 2026 Gratis via bus akan dibuka pada 4 Februari 2026, sementara untuk kereta api pada 11 Februari 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...
Daerah
Tak Mau Warga Kelaparan Pem...
Daerah
Sekda Diperiksa KPK, Bupati...
Megapolitan
Bogor Diobrak-abrik KPK, Kl...
Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.