Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menekraf Tinjau Aktivitas Kreatif Kampung Batik Kauman di Solo Angkat Jenama Lokal

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 17:06 WIB | Oleh:
Menekraf Tinjau Aktivitas Kreatif Kampung Batik Kauman di Solo Angkat Jenama Lokal Doc: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, meninjau Solo Night Market dalam rangkaian peninjauan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, Solo, Sabtu (3/1).

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya meninjau Kampung Batik Kauman dan Solo Night Market di Jawa Tengah saat momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang merupakan salah satu aktivitas nyata yang dilandasi kreativitas untuk menunjang produk ekraf lokal.

“Konsep kreatif untuk Kampung Batik Kauman dan Solo Night Market sangat menarik minat para pengunjung. Untuk menjaga industri kreatif bisa bertahan, setiap jenama lokal harus memastikan pentingnya hak kekayaan intelektual,” ungkap Menteri Ekraf Teuku Riefky dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (7/1).

Keberadaan Kampung Batik Kauman dan Solo Night Market menunjukkan seperti apa kekuatan ekonomi kreatif bisa mengangkat jenama-jenama lokal secara nyata untuk rakyat. Ini menjadi bentuk sinergi yang berdampak langsung dalam suasana libur Nataru sehingga industri kreatif juga perlu memperhatikan aspek hak kekayaan intelektual (HaKI).

Kampung Batik Kauman merupakan wujud nyata ekonomi kreatif berbasis tradisi, yang mana para pengunjung bisa langsung menyaksikan proses membatik sekaligus interaksi bersama para pengrajin lokal.

Beberapa gerai lokasi yang didatangi seperti Batik Domas, Batik Gunawan Setiawan, dan Batik Soga.

“Kami ingin menjadikan kawasan Kampung Batik Kauman tak hanya menjadi pusat produksi batik tradisional, tetapi juga destinasi kampung kreatif yang terus berkembang sehingga menghidupkan kegiatan kreatif seperti pelatihan-pelatihan ke berbagai daerah,” ucap Gunawan Setiawan sebagai Ketua Paguyuban Kampung Batik Kauman.

Sementara Solo Night Market mampu mendorong ruang publik sebagai etalase produk-produk kreatif lokal yang berorientasi pada pengembangan jenama dan pengalaman budaya sehingga jadi sumber kekuatan ekonomi serta identitas kota.

Riefky mengatakan apa yang dilakukan Kampung Batik Kauman dan Solo Night Market bisa berdampak pada ekonomi Indonesia, khususnya subsektor fesyen dan kriya.

Kementerian Ekraf senantiasa mencari perajin lokal yang bisa diberdayakan atau local champion yang akan dikembangkan melalui Program Akselerasi Ekspor Kreasi Indonesia (ASIK). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Data Biometrik SIM Benarkah Mampu Meningkatkan Keamanan

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Data Biometrik SIM Benarkah...
Daerah
Perilaku Konsumtif dan Kebi...
Daerah
Intervensi Terpadu untuk Me...
Megapolitan
Tim Catur DKI Jakarta Gelar...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.