Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Buka Retret, Menteri Kabinet Kompak Brsafari Cokelat

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 15:40 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Buka Retret, Menteri Kabinet Kompak Brsafari Cokelat Doc: ANTARA/HO-Youtube Sekretariat Presiden
Ket. Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto (tengah) menyalami sejumlah anggota Kabinet Merah Putih sebelum membuka retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Hambalang, Bogor -- Retret Kabinet Merah Putih atau taklimat awal tahun di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, resmi dibuka dan dihadiri para menteri dan pimpinan lembaga negara dengan mengenakan seragam safari cokelat.

Berdasarkan pantauan ANTARA, para pejabat yang hadir, mulai dari Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri koordinator, menteri, wakil menteri, hingga kepala badan dan lembaga negara mengenakan pakaian safari cokelat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membuka pelaksanaan retret dengan menayangkan video pembangunan jembatan pada satu minggu pertama tahun 2026.

"Mengawali taklimat awal tahun, atas izin Bapak Presiden, kami tayangkan video perkembangan satgas jembatan di satu minggu pertama 2026. Satgas ini tidak hanya membangun jembatan di daerah bencana, tetapi juga di seluruh pelosok Indonesia," kata Teddy.

Presiden Prabowo, dalam taklimatnya, menyampaikan bahwa retret dimaksudkan sebagai sarana evaluasi kinerja pemerintahan sepanjang 2025, pemahaman bersama terhadap kondisi bangsa di tengah dinamika global, serta perumusan langkah dan sasaran yang akan dilaksanakan pada 2026.

"Pertimbangan saya kumpulkan adalah pertama, untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu. Selanjutnya kita memahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia dan selanjutnya kita melihat ke depan tahun ini langkah-langkah apa yang harus kita laksanakan, sasaran apa yang harus kita capai," ucapnya.

Presiden lalu menyinggung berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia, termasuk bencana yang terjadi di tiga provinsi, yakni di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta di sejumlah wilayah lain seperti di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Prabowo mengatakan berbagai tantangan tersebut menunjukkan ketahanan dan kekuatan bangsa.

Menurutnya, Indonesia telah membuktikan kemampuan menghadapi cobaan sepanjang 2025 dan diharapkan kembali menunjukkan hal yang sama pada 2026.

Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran menteri koordinator, menteri, kepala dan wakil kepala badan, serta pimpinan lembaga tinggi negara atas kerja keras yang telah dilakukan.

"Saudara-saudara para menko, para menteri, para kepala badan, wakil kepala badan, pejabat-pejabat lembaga-lembaga tinggi negara yang sangat penting. Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, kita buktikan dengan fakta yang bisa diukur, bisa dipegang, bisa dilihat," kata Prabowo.

"Dengan demikian, saya menyampaikan penghargaan kepada saudara-saudara sekalian. Tidak mungkin saya sebagai presiden bisa melaporkan hal ini kepada bangsa tanpa kerja keras saudara semuanya," imbuh Presiden.

Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya inisiatif dan keberanian dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Prabowo menilai capaian yang diraih merupakan hasil kerja kolektif yang dapat diukur secara nyata, serta menegaskan bahwa kepemimpinan membutuhkan pemahaman terhadap arah dan tujuan besar pemerintahan tanpa harus selalu menunggu arahan rinci dari atasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.