Purbaya: Isu AS–Venezuela Tak Goyang Bursa, Pasar Saham RI Tetap Tenang
📅 Senin, 05 Jan 2026, 21:25 WIB | Oleh: Tim PenulisDari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan surplus neraca perdagangan sebesar 2,66 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dan inflasi Desember 2025 tercatat sebesar 0,64 persen month-to-month (mtm) dan sebesar 2,92 persen year-on-year (yoy).
Laju inflasi Indonesia sepanjang 2025 diperkirakan tetap terjaga dalam kisaran target Bank Indonesia (BI) sebesar 1,5-3,5 persen.
Dari mancanegara, pelaku pasar tampaknya mengabaikan kekhawatiran geopolitik menyusul serangan AS terhadap Venezuela.
Pelaku pasar cenderung mengalihkan fokus perhatian terhadap rilis survei swasta yang menunjukkan bahwa aktivitas bisnis di China tetap ekspansif untuk bulan ke tujuh berturut-turut pada Desember 2025, meskipun sedikit turun menjadi 52,0 pada Desember 2025 dari sebelumnya 52,1 pada November 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Data itu menunjukkan dukungan oleh aktivitas jasa yang lebih kuat dan peningkatan kembali produksi pabrik.Presiden China Xi Jinping mengisyaratkan kebijakan makro yang lebih proaktif pada 2026 untuk mempertahankan momentum setelah pertumbuhan sekitar 5 persen pada tahun 2025.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang naik sebesar 2,21 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor energi yang naik masing-masing sebesar 2,08 persen dan 1,76 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sedangkan, satu sektor melemah yaitu sektor teknologi yang turun sebesar 0,50 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu AHAP, BIPI, FIRE, CPRO, dan YOII. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KLAS, MPXL, UNIQ, EMDE, dan NINE.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 4.010.984 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 70,26 miliar lembar saham senilai Rp30,32 triliun. Sebanyak 446 saham naik, 246 saham menurun, dan 114 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 1.493,30 poin atau 2,97 persen ke 51.832,80, indeks Hang Seng menguat 8,76 poin atau 0,03 persen ke 26.347,24, indeks Shanghai menguat 54,57 poin atau 1,38 persen ke 4.023,41, dan indeks Strait Times menguat 24,37 poin atau 0,52 persen ke 4.680,50.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!