Piala Asia Target Realistis Awal Era Herdman
📅 Senin, 05 Jan 2026, 06:22 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Adrian DENNIS / AFP
JAKARTA - PSSI resmi membuka lembaran baru Tim Nasional Indonesia dengan menunjuk pelatih asal Inggris, John Herdman menukangi Skuad Garuda. Pengumuman tersebut disampaikan Sabtu (3/1), mengakhiri spekulasi panjang mengenai sosok yang akan mengisi kursi panas pelatih timnas Indonesia.
Setelah hampir setengah tahun Timnas Indonesia tanpa pelatih kepala pascakegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, PSSI akhirnya menjatuhkan pilihan pada Herdman, pelatih berpengalaman yang memiliki rekam jejak bagus di level internasional. Penunjukan ini menandai dimulainya era baru Timnas Indonesia menghadapi agenda padat sepanjang 2026, termasuk Piala AFF 2026.
PSSI tidak langsung membebani Herdman dengan target ambisius menuju Piala Dunia. Federasi memilih langkah yang lebih terukur dengan memasang sasaran lolos ke perempat final Piala Asia 2027 sebagai target awal. Penentuan target ini dinilai realistis sekaligus menjadi fondasi penting dalam membangun ulang kekuatan Timnas secara bertahap.
John Herdman lahir di Consett, Inggris, pada tanggal 19 Juli 1975. Pelatih berusia 50 tahun ini mengantongi lisensi UEFA Pro dan dikenal memiliki rata-rata masa kepelatihan yang stabil, sekitar 3,74 tahun. Berdasarkan data Transfermarkt, Herdman menyukai formasi 3-4-2-1 dengan pendekatan serangan melalui sektor tengah, namun tetap fleksibel menyesuaikan kebutuhan tim.
Pendekatan tersebut dinilai cocok dengan karakter Timnas Indonesia yang selama ini relatif kuat dalam skema tiga bek. Fleksibilitas Herdman dalam taktik memberi harapan akan terciptanya keseimbangan antara disiplin bertahan dan transisi menyerang yang lebih efektif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelum ke Indonesia, Herdman memiliki pengalaman panjang melatih tim nasional. Ia pernah menangani tim junior Selandia Baru (2003–2005).Kemudian mencatat prestasi besar bersama Timnas Kanada. Herdman membawa Kanada kembali ke Piala Dunia 2022 setelah absen 36 tahun. Sebelumnya, dia menorehkan prestasi bersama Timnas Putri Kanada di Piala Dunia dan Olimpiade.
Pengamat sepak bola Kesit B Handoyo menilai penunjukan Herdman sebagai langkah strategis, meski ekspektasi publik akan sangat tinggi. “Rekam jejaknya jelas kuat. Tantangannya adalah bagaimana pengalaman itu diterjemahkan sesuai dengan konteks sepak bola Indonesia,” ujar Kesit.
Dia menekankan pentingnya dukungan sistem federasi agar program Herdman berjalan efektif. Ia juga menyoroti urgensi regenerasi pemain, peningkatan kompetisi usia muda, serta transfer pengetahuan kepada pelatih lokal. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!