Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Libur Nataru, KAI Sebut Cirebon Jadi Pusat Pergerakan Wisata dan Ekonomi

📅 Senin, 05 Jan 2026, 03:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Libur Nataru, KAI Sebut Cirebon Jadi Pusat Pergerakan Wisata dan Ekonomi Doc: Antara
Ket. PT KAI menyatakan Stasiun Cirebon menjadi simpul pergerakan wisata dan ekonomi saat Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan Cirebon menjadi simpul pergerakan wisata dan ekonomi saat angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, menghubungkan jalur utara dan selatan Jawa, perjalanan antarkota, provinsi, hingga destinasi wisata.

"Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Natal dan tahun baru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Minggu (4/1).   

Anne menyampaikan peran strategis itu terlihat dari padatnya layanan kereta api yang melayani naik turun pelanggan di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebon Prujakan.

Selama periode Natal dan tahun baru, dalam satu hari operasional tercatat sebanyak 63 kereta api reguler dan 17 kereta api tambahan dari arah timur ke barat, serta 66 kereta api reguler dan 17 kereta api tambahan dari arah barat ke timur yang melayani naik turun pelanggan di kedua stasiun tersebut.  

Sebanyak 17 kereta api tambahan tersebut mencakup layanan penumpang motor gratis (Motis) Natal dan Tahun Baru yang mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi kendaraan roda dua antarwilayah.

"Cirebon memiliki peran khas karena menghubungkan jalur utara seperti Jakarta dan Semarang dengan jalur selatan menuju Purwokerto dan Yogyakarta," beber Anne.

Menurutnya posisi itu membuat Cirebon menjadi titik transit penting bagi pelanggan yang melanjutkan perjalanan ke berbagai wilayah.

Berdasarkan data Angkutan Natal dan tahun baru, Daerah Operasi 3 Cirebon hingga Minggu, 4 Januari 2026 pukul 10.00 WIB, volume pelanggan secara kumulatif pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 274.400 pelanggan, terdiri atas 136.081 pelanggan naik dan 138.319 pelanggan turun.

Pada hari yang sama, pergerakan harian tercatat 16.867 pelanggan, dengan 9.423 pelanggan naik dan 7.444 pelanggan turun.

Di Stasiun Cirebon, volume kumulatif mencapai 114.821 pelanggan, dengan pergerakan harian pada Minggu, 4 Januari 2026 sebanyak 6.385 pelanggan.

Sementara itu, Stasiun Cirebon Prujakan mencatat volume kumulatif 45.232 pelanggan, dengan pergerakan harian 2.830 pelanggan. Data ini menegaskan peran kedua stasiun sebagai pintu masuk dan keluar utama kawasan Cirebon selama periode libur panjang.

Tingginya mobilitas tersebut sejalan dengan capaian penjualan tiket di wilayah Daop 3 Cirebon. Dari kapasitas 74.988 tempat duduk, tiket yang terjual mencapai 81.244 tiket atau setara 108 persen.

Tingkat keterisian ini dipengaruhi oleh pola perjalanan pelanggan yang dinamis, dengan naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang rute perjalanan. Selain pergerakan domestik, Cirebon juga mencatat pertumbuhan wisatawan mancanegara.

Sepanjang tahun 2025, sebanyak 21.806 wisatawan mancanegara tercatat berangkat menggunakan kereta api jarak jauh dari wilayah Daop 3 Cirebon, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 19.280 wisatawan mancanegara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Melemah, Pa...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.