Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Sekolah Rusak akibat Bencana

📅 Senin, 05 Jan 2026, 12:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Sekolah Rusak akibat Bencana Doc: ANTARA
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Prof Atip Latipulhayat menyerahkan bantuan kepada anak didik terdampak bencana di Kota Padang, Senin (5/1/2026).

PADANG – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI memprioritaskan revitalisasi terhadap sekolah atau satuan pendidikan yang rusak berat akibat dihantam banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat pada 2026.

"Nah, adapun yang rusak berat dan sudah tidak bisa digunakan lagi, in syaa Allah akan kami prioritaskan untuk program revitalisasi tahun ini," kata Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, di Kota Padang, Senin (05/1).

Hal tersebut disampaikan Wamendikdasmen setelah meninjau proses belajar mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 12 Kota Padang. Kunjungan itu sekaligus untuk memastikan kesiapan seluruh satuan pendidikan di daerah terdampak bencana dalam memulai proses pendidikan.

Atip menyebut pemerintah melalui Kemendikdasmen telah melakukan pendataan sekolah atau satuan pendidikan yang terdampak bencana. Klasifikasi tersebut terbagi atas tiga klaster, yakni rusak ringan, sedang hingga berat.

Khusus di Provinsi Sumatera Barat Kementerian terkait mencatat terdapat 501 sekolah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Sementara itu, untuk keseluruhan atau di tiga provinsi tersebut tercatat 4.470 satuan pendidikan yang mesti mendapat penanganan setelah bencana.

Wamendikdasmen mengatakan dari tiga provinsi terdampak, Aceh merupakan kondisi yang paling parah dengan jumlah sekolah terdampak mencapai 2.756 unit. Sedangkan di Provinsi Sumatera Utara sekolah yang terkena bencana berjumlah 1.213 unit.

Pada kesempatan itu, Kemendikdasmen menyerahkan bantuan operasional untuk sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas masing-masing sebesar Rp15 juta. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan bagi institusi pendidikan.

Kemudian, Kemendikdasmen juga menyerahkan bantuan langsung kepada peserta didik berupa alat-alat tulis, makanan hingga susu kaleng. Bantuan ini juga diberikan langsung kepada perwakilan anak didik taman kanak-kanak yang terdampak bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.