Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Transportasi Naik, Diskon Tiket Nataru Tak Ampuh Redam Inflasi

📅 Senin, 05 Jan 2026, 21:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Transportasi Naik, Diskon Tiket Nataru Tak Ampuh Redam Inflasi Doc: ANTARA FOTO/ Lucky R
Ket. Ilustrasi - Deretan pesawat maskapai Garuda Indonesia parkir di areal Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kelompok pengeluaran transportasi tetap mengalami inflasi pada Desember 2025, meski pemerintah memberikan stimulus berupa diskon tiket perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru.

Hal ini menunjukkan bahwa tekanan harga pada sejumlah komoditas transportasi masih cukup kuat untuk memengaruhi inflasi, menandakan bahwa stimulus subsidi harga tidak sepenuhnya mampu meredam kenaikan biaya transportasi pada periode puncak permintaan.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyampaikan di Jakarta, Senin (5/1), kelompok pengeluaran transportasi mengalami inflasi secara bulanan (month-to-month/mtm) sebesar 0,55 persen mtm dengan andil terhadap inflasi bulanan nasional mencapai 0,07 persen.

Sedangkan secara tahunan (year-on-year/yoy), kelompok pengeluaran tersebut mengalami inflasi sebesar 1,23 persen yoy dengan andil 0,15 persen.

“Komoditas lain di kelompok ini masih menyumbang inflasi, meskipun ada diskon tarif transportasi. Seperti inflasi pada subkelompok pembelian kendaraan, kemudian juga pada subkelompok pengoperasian peralatan transportasi pribadi, serta komoditas lain seperti subkelompok jasa angkutan penumpang, seperti angkutan antarkota dan travel,” kata Pudji Ismartini.

Ia menuturkan, subkelompok pembelian kendaraan dan subkelompok pengoperasian peralatan transportasi pribadi tercatat mengalami inflasi tahunan masing-masing sebesar 2,03 persen yoy dan 0,86 persen yoy.

Sementara komoditas angkutan antarkota dan bensin mengalami inflasi bulanan masing-masing sebesar 2,77 persen mtm dengan andil inflasi 0,01 persen dan 0,72 persen mtm dengan andil inflasi 0,03 persen.

“Untuk komoditas yang diatur tarif diskonnya, terjadi inflasi untuk tarif angkutan udara sebesar 3,29 persen (mtm), andilnya 0,02 persen. Kemudian untuk tarif kereta api terjadi deflasi 0,02 persen (mtm) dengan andil 0 persen,” ujar Pudji.

“Kemudian komoditas tarif ASDP (Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan) terjadi deflasi sebesar 1,61 persen (mtm) dengan andil minus 0,0003 persen. Kemudian komoditas tarif angkutan laut terjadi deflasi 4,46 persen (mtm) dengan andil minus 0,0022 persen,” lanjutnya.

Selain inflasi yang masih terjadi pada sejumlah komoditas, ia menyatakan stimulus diskon tiket perjalanan tersebut masih belum berdampak optimal pada perhitungan inflasi Desember 2025 karena periode penerapannya yang tidak sampai setengah bulan.

Untuk angkutan kereta api, PT KAI memberikan diskon 30 persen untuk 1.509.080 tempat duduk kereta ekonomi komersial yang berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Pada sektor penyeberangan, PT ASDP Indonesia Ferry memberikan diskon 19 persen dengan kuota 227.560 penumpang dan 491.776 kendaraan untuk periode perjalanan 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Sementara PT Pelni memberikan diskon 16-18 persen dari harga tiket total bagi 405.881 penumpang kapal kelas ekonomi untuk periode perjalanan 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Sedangkan diskon tarif pesawat domestik kelas ekonomi diberlakukan pada periode pembelian tiket 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan periode penerbangan 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.