Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPH Migas Pastikan Stok dan Penyaluran BBM Pascabencana di Sumut Aman

📅 Senin, 05 Jan 2026, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPH Migas Pastikan Stok dan Penyaluran BBM Pascabencana di Sumut Aman Doc: BPH Migas
Ket. Kepala BPH Migas Wahyudi Anas (kiri) berbincang dengan warga saat kunjungan kerja ke Sumatera Utara, Kamis (1/1/2026).

JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan stok dan penyaluran BBM pascabencana di Sumatera Utara dalam kondisi aman pada awal 2026 ini.

"Kondisi status stok BBM di Fuel Terminal (FT) Sibolga aman. Tanggal 1 Januari 2026, sudah mulai dilakukan loading untuk melakukan top-up coverage days. Untuk BBM jenis Bio Solar dengan stok menjadi 6,6 hari, Pertalite mencapai 22 hari, dan Pertamax mencapai 30 hari," ujar Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, dalam rilis BPH Migas yang dikutip di Jakarta, Senin (5/1).

Pada Kamis (1/1/2026), Kepala BPH meninjau FT Sibolga, Sumut, untuk memastikan ketersediaan dan proses penyaluran BBM untuk wilayah Sumut pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa pekan lalu.

Lebih lanjut, Wahyudi menuturkan dalam kondisi normal FT Sibolga menyuplai 56 SPBU di Sumut.

Pascabencana, FT Sibolga menyuplai untuk 40 SPBU dan sisanya dilakukan skema reguler, alternatif, and emergency (RAE) dari FT Siantar dan Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung.

"Kondisi saat ini, FT Sibolga melayani 40 SPBU untuk 10 kota/kabupaten Sumut. Selanjutnya, dengan RAE, FT Sibolga dibantu FT Siantar yang melayani 11 SPBU di Tapanuli Utara dan 5 SPBU di Mandailing Natal dipasok IT Teluk Kabung," sebutnya.

Wahyudi juga menjelaskan penerapan skema RAE ini dilaksanakan berdasarkan kondisi lapangan, yang mana terdapat akses jalan yang masih diperbaiki akibat banjir dan tanah longsor.

"Skema ini diberlakukan karena adanya jalan putus dari Tapanuli Utara ke arah Sibolga, dari Sibolga ke Mandailing Natal dan sampai hari ini masih dilakukan perbaikan jalan oleh pemerintah," jelasnya.

Pemantauan SPBU

BPH Migas juga memantau SPBU di Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara, yang memiliki posisi strategis antara Tarutung menuju Sibolga.

Wahyudi menerangkan SPBU ini menjadi SPBU utama yang digunakan oleh masyarakat untuk membeli BBM saat terjadi tanah longsor dan jalur Tarutung-Sibolga terputus.

Saat bencana dan pemulihan pascabencana, SPBU ini juga menyalurkan BBM subsidi dan kompensasi secara manual atau tanpa barcode.

Berdasarkan uji petik dokumen administrasi dan pemantauan CCTV, seluruh prosedur telah diterapkan serta terdapat kesesuaian jumlah yang disalurkan kepada konsumen.

"BPH Migas langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah atas kondisi kedaruratan yang dibuat oleh gubernur. Secara transaksi kendaraan yang digunakan untuk masyarakat yang terkena bencana, dilaksanakan dengan baik, administrasi jelas, surat rekomendasi dari pemda juga tersedia, dikumpulkan setiap bulan selama periode bencana alam," ucap Wahyudi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.